lintaspasundan.com. BERITA CIAMIS. Kabupaten Ciamis kembali menjadi daerah tujuan utama saat arus mudik Lebaran. Suasana hangat silaturahmi pun terasa hampir di setiap sudut kampung. Di balik ramainya kunjungan tersebut, warga kini dihadapkan pada rutinitas beres-beres rumah pasca menerima tamu.
Mulai dari merapikan ruang tamu, membersihkan karpet, hingga menata kembali toples kue dan perlengkapan jamuan, menjadi pekerjaan yang perlu dilakukan agar kondisi rumah kembali bersih, rapi, dan nyaman.
Padatnya aktivitas selama Lebaran sering kali menyisakan pekerjaan rumah yang tidak sedikit. Karena itu, penataan ulang menjadi langkah penting, tidak hanya untuk menjaga estetika hunian, tetapi juga memastikan kebersihan dan keawetan barang-barang di dalam rumah.
Salah satu yang perlu mendapat perhatian adalah karpet yang digunakan selama menerima tamu. Karpet sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu sebelum disimpan untuk menghindari bau dan kelembapan.
Seorang ibu rumah tangga di Ciamis, Siti Aminah, mengungkapkan bahwa masih banyak warga yang kurang tepat dalam menyimpan karpet setelah Lebaran.
“Karpet itu harus dipastikan benar-benar kering. Lebih baik dijemur dulu supaya tidak lembap dan berbau. Setelah itu disimpan dengan cara digulung, bukan dilipat, agar tidak meninggalkan bekas,” ujarnya. Minggu (29/03/2026)
Ia menambahkan, karpet sebaiknya disimpan dalam plastik atau wadah tertutup agar terhindar dari debu dan serangga selama masa penyimpanan.
Selain karpet, toples kue Lebaran juga menjadi bagian yang perlu ditata ulang. Banyaknya toples yang digunakan selama hari raya sering membuat dapur atau ruang penyimpanan terlihat penuh dan kurang rapi.
Menurut Siti, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyortir isi toples. Kue yang masih layak konsumsi dapat disimpan atau dibagikan, sementara sisanya sebaiknya dibuang untuk menghindari bau dan hama.
“Toples harus dicuci bersih dan dikeringkan sebelum disimpan. Penyusunannya bisa ditumpuk sesuai ukuran supaya hemat tempat. Bisa juga ditambahkan silica gel agar tidak lembap,” jelasnya.
Tak hanya itu, berbagai perlengkapan tambahan seperti kursi ekstra, taplak meja, hingga dekorasi Lebaran juga perlu disortir dan disimpan secara teratur.
Barang yang jarang digunakan sebaiknya ditempatkan di area khusus agar tidak mengganggu ruang utama.
Penataan rumah pasca Lebaran dapat dilakukan dengan langkah sederhana, seperti memilah barang sesuai kebutuhan, memastikan semua dalam kondisi bersih sebelum disimpan, menggunakan wadah tertutup, serta memanfaatkan ruang penyimpanan secara efisien.
Baca Juga : Akhir Pekan di Ciamis Nongkrong di Cafe Jadi Pilihan Favorit Warga
Siti menilai, kerapihan rumah sangat berpengaruh terhadap kenyamanan penghuni setelah melewati momen Lebaran yang padat aktivitas.
“Kalau rumah sudah kembali rapi, suasana jadi lebih nyaman dan pikiran juga ikut tenang,” katanya.
Ia menambahkan, beres-beres rumah pasca Lebaran bukan sekadar rutinitas tahunan karena banyak yang mudik melainkan langkah penting untuk menjaga kualitas hunian tetap bersih, rapi, dan nyaman.
“Penataan yang baik juga membantu barang-barang di rumah tetap awet dan siap digunakan kembali di waktu mendatang,” pungkasnya. (ES)
