BerandaBerita CiamisViral Pungli Cirahong, Penjaga Jembatan Dihentikan Sementara

Viral Pungli Cirahong, Penjaga Jembatan Dihentikan Sementara

lintaspasundan.com.BERITA CIAMIS.- Polemik dugaan pungutan liar (pungli) di Jembatan Cirahong, penghubung Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya, berujung pada penghentian sementara para penjaga yang selama ini mengatur arus lalu lintas di lokasi tersebut.

Keputusan tersebut diambil pada Sabtu, 4 April 2026, sekitar pukul 12.00 WIB, menyusul viralnya video di media sosial yang memicu beragam reaksi dari masyarakat.

Penghentian penjaga dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara Pemerintah Desa Pawindan dan Desa Panyingkiran, serta pihak kepolisian. Langkah ini diambil mengingat posisi Jembatan Cirahong berada di dua wilayah administratif.

Kepala Desa Pawindan, Ahmad Kartoyo, membenarkan adanya keputusan tersebut. Ia menyebut langkah ini merupakan respons cepat terhadap dinamika yang berkembang di ruang publik.

“Iya benar, sekitar pukul 12.00 WIB penjaga langsung dihentikan. Ini hasil kesepakatan bersama dua desa karena jembatan berada di wilayah Pawindan dan Panyingkiran,” ujarnya.

Kartoyo menegaskan, penghentian ini bersifat sementara sambil menunggu evaluasi lebih lanjut terkait sistem pengelolaan di kawasan tersebut.

“Kami tidak ingin polemik semakin melebar. Maka dilakukan perundingan dengan pemerintah desa dan kepolisian. Untuk sementara penjaga diberhentikan dulu,” katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada kepastian apakah sistem penjagaan oleh masyarakat akan diberlakukan kembali atau dihentikan secara permanen.

“Ke depan seperti apa, apakah akan ada penjaga lagi atau tidak, itu masih dalam pembahasan,” jelasnya.

Pasca penghentian, pengaturan lalu lintas di Jembatan Cirahong langsung diambil alih oleh aparat kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas, mengingat kondisi jembatan yang sempit dan hanya dapat dilalui satu arah dengan sistem buka-tutup.

Kapolsek Ciamis, Kompol Alan Dahlan, memastikan pihaknya telah menerjunkan personel untuk menjaga keamanan sekaligus mengatur arus kendaraan di lokasi.

“Iya benar, penjaga yang biasa ada dihentikan sementara. Saat ini pengaturan lalu lintas dilakukan oleh personel Polsek dan Polres Ciamis,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, sedikitnya empat personel disiagakan dan akan berjaga secara bergantian sesuai kondisi di lapangan.

“Ada empat personel yang kami turunkan. Penjagaan dilakukan secara situasional melihat arus kendaraan,” katanya.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk menjaga situasi tetap kondusif pasca viralnya dugaan pungli di media sosial.

“Ini untuk menjaga kondusivitas karena setelah video itu viral muncul berbagai tanggapan di masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Silaturahmi Idulfitri IKA UNPAD CIBANDAR Perkuat Alumni di Ciamis

Meski demikian, Alan mengakui bahwa keberadaan penjaga sebelumnya turut membantu kelancaran lalu lintas di Jembatan Cirahong, yang memiliki keterbatasan lebar dan menerapkan sistem satu arah.

“Secara fungsi mereka membantu karena jembatan harus buka-tutup. Namun semua aktivitas di ruang publik harus sesuai aturan,” tegasnya.

Hingga saat ini, pengamanan dan pengaturan lalu lintas di Jembatan Cirahong masih dilakukan oleh aparat kepolisian sambil menunggu hasil evaluasi bersama antara pemerintah desa dan pihak terkait. (ES )

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments