BerandaBerita CiamisViral Dugaan Pungli Cirahong, KAI Tekankan Aspek Keselamatan

Viral Dugaan Pungli Cirahong, KAI Tekankan Aspek Keselamatan

lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS, – Dugaan pungutan liar (pungli) di Jembatan Cirahong yang viral di media sosial memicu penertiban di lapangan. Penjaga jembatan untuk sementara dihentikan, sementara pemerintah mulai menyiapkan sistem pengaturan lalu lintas yang lebih tertib.

Di tengah polemik tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menegaskan bahwa isu utama bukan sekadar pengelolaan arus kendaraan, melainkan keselamatan perjalanan kereta api yang melintas di jalur tersebut.

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah daerah dalam menjaga fungsi jembatan bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih atas upaya pemerintah setempat dalam memastikan jembatan tetap bisa digunakan dengan baik,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Terkait dugaan pungli yang ramai diperbincangkan publik, KAI menilai hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah. Sementara itu, pihaknya tetap berfokus pada aspek keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami lebih melihat dari sisi keselamatan perjalanan kereta. Untuk penjagaan, itu menjadi kewenangan pemerintah daerah,” tegasnya.

Sebagai jembatan bersejarah yang dibangun sejak 1893, Jembatan Cirahong memiliki fungsi ganda, yakni sebagai jalur rel kereta api sekaligus akses penyeberangan warga. Oleh karena itu, pembatasan beban kendaraan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Sejak 1 September 2021, kendaraan roda tiga ke atas dilarang melintas di jembatan tersebut. Akses hanya diperbolehkan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

“Jika beban berlebihan, dikhawatirkan akan memengaruhi kondisi jalur kereta dan membahayakan perjalanan,” jelasnya.

Kondisi terkini di lapangan yang menunjukkan akses dua arah tanpa penjagaan turut menjadi perhatian. KAI mengingatkan adanya potensi risiko jika arus kendaraan tidak dikendalikan dengan baik.

“Mungkin jika dibuka dua jalur seperti sekarang, perlu dipikirkan beban yang melintas agar tidak berlebihan,” katanya.

Baca Juga : Musda XVI KNPI Kabupaten Tasikmalaya Momentum Ujian Integritas Hindari Praktik Transaksional

Sebagai langkah penataan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana memasang Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) guna mengatur arus kendaraan di kawasan jembatan.

Selain itu, perbaikan fisik juga telah dilakukan dengan mengganti sebagian material kayu jembatan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna.

KAI memastikan bahwa Jembatan Cirahong masih aman dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua, selama pengguna mematuhi aturan yang berlaku.

Dengan mencuatnya isu pungli hingga penataan ulang sistem lalu lintas, Jembatan Cirahong kini menjadi sorotan publik. Pengawasan yang ketat serta kepatuhan masyarakat dinilai menjadi kunci utama agar fungsi jembatan tetap berjalan optimal tanpa mengorbankan keselamatan. (ES)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments