lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan, S.STP., M.Si., mengajak seluruh warga pendidikan untuk bersabar di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Pemerintah Kabupaten Ciamis saat ini tengah memprioritaskan perbaikan infrastruktur pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah dengan kondisi rusak berat.
Imbauan tersebut disampaikan Erwan usai menghadiri kegiatan bersama jajaran pendidikan di Gedung K.H. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis. Selasa, (7/4/2026).
Erwan menegaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan secara bertahap guna mengatasi persoalan pendidikan, terutama terkait keterbatasan pendanaan.
Menurutnya, Dinas Pendidikan telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi sekolah, termasuk tingkat kerusakan infrastruktur.
Hasilnya, ditemukan sejumlah sekolah yang membutuhkan penanganan serius. Namun, keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan utama dalam percepatan perbaikan.
“Kami sudah berikhtiar semaksimal mungkin. Saat ini yang bisa kita lakukan adalah bersabar dan terus berdoa agar kondisi ke depan semakin membaik,” ujar Erwan.
Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah memberikan relaksasi dalam penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Meski demikian, dana BOS tetap memiliki batasan penggunaan, yakni hanya untuk kebutuhan operasional dan perbaikan ringan, bukan untuk pembangunan atau rehabilitasi berat.
“Dana BOS itu diperuntukkan bagi operasional sekolah dan perbaikan ringan. Untuk kerusakan berat, tetap harus mengandalkan anggaran khusus dari pemerintah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Erwan mengungkapkan bahwa dari hasil pendataan, terdapat 33 sekolah yang masuk kategori rusak berat dan menjadi prioritas utama untuk diperbaiki. Beberapa di antaranya bahkan sudah puluhan tahun tidak mendapatkan pemeliharaan.
“Jika diranking, 33 sekolah ini adalah yang paling membutuhkan penanganan segera. Kondisinya cukup memprihatinkan dan tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan terus berkoordinasi dengan pihak kewilayahan guna memastikan keakuratan data serta mempercepat proses penanganan.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Erwan memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar tetap menjadi prioritas utama. Pihaknya berkomitmen mencari solusi agar proses perbaikan infrastruktur tidak mengganggu aktivitas siswa.
BACA JUGA: Bupati Ciamis Dorong Guru Jadi Agen Perubahan Hadapi Tantangan Digital dan Kekerasan Anak
“Pelayanan kepada peserta didik tetap menjadi prioritas. Proses belajar mengajar harus berjalan dengan baik, apapun kondisinya,” tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ciamis menargetkan perbaikan infrastruktur pendidikan dapat dilakukan secara bertahap. Hal ini sejalan dengan komitmen kepala daerah dalam menuntaskan berbagai persoalan mendasar di sektor pendidikan sebelum masa jabatan berakhir. ( 𝘿𝙉 )
Kadisdik Ciamis Imbau Kesabaran, Pemda Prioritaskan Perbaikan 33 Sekolah Rusak Berat
RELATED ARTICLES
