lintaspasundan.com.BERITA CIAMIS.- Kebahagiaan dan rasa syukur mendalam dirasakan santri Pondok Pesantren Darussalam Ciamis setelah menerima hadiah umroh dari Kapolda Jawa Barat. Momen penuh haru tersebut berlangsung pada Jumat (10/4/2026) dan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para penerimanya.
Salah satu penerima hadiah umroh adalah Doni Riswanto, santri asal Rancah. Ia menjadi bagian dari empat orang yang berangkat, terdiri dari dua guru dan dua santri. Doni mengaku sangat terkejut sekaligus terharu karena tidak pernah menyangka akan mendapatkan kesempatan pergi ke Tanah Suci.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda Jawa Barat. Juga kepada Aang Icep dan Ibu Una di pesantren yang telah membimbing dan mengarahkan saya hingga sampai di titik ini,” ungkap Doni dengan penuh haru.
Doni menuturkan, keinginan untuk menunaikan ibadah umroh sebenarnya sudah lama ia pendam. Namun, keterbatasan ekonomi membuatnya tidak berani berharap terlalu tinggi.
“Sebenarnya saya punya niat untuk berangkat umroh tahun ini, tapi dari segi ekonomi saya tidak terlalu berharap. Hanya saja saya terus meniatkan dalam hati,” tuturnya.
Baca juga : Respons Kebijakan WFH Universitas Galuh Siapkan Kuliah Daring Hari Sabtu
Ia juga menyampaikan bahwa motivasi dari para pembimbing di pesantren menjadi kekuatan utama dalam menjaga harapan tersebut. Nasihat yang selalu dipegangnya adalah keyakinan bahwa Allah akan memberikan jalan bagi siapa saja yang memiliki niat kuat.
“Aang selalu bilang, kalau kita punya keinginan kuat untuk ke Tanah Suci, insya Allah pasti ada jalan. Itu yang saya pegang sampai sekarang,” tambahnya.
Kesempatan yang datang secara tak terduga ini menjadi bukti nyata bahwa doa dan niat yang tulus dapat membuka jalan yang tidak disangka-sangka. Doni pun berharap kisahnya dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya para santri.
“Saya doakan semoga yang lain juga bisa mendapatkan apa yang diniatkan dan diharapkan,” pungkasnya. (𝙀𝙎).
