lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis menunjukkan tren positif dalam penguatan politik. Hal ini ditegaskan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IX yang digelar di Aula Hotel Tyara Plaza, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi PKB Ciamis untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas kinerja organisasi sekaligus merumuskan arah perjuangan politik lima tahun ke depan.
Ketua DPC PKB Ciamis, Ai Ratna Sholihah, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum tertinggi di tingkat cabang yang sarat makna refleksi dan konsolidasi.
“Melalui Muscab ini, kita bercermin secara jujur atas perjalanan lima tahun terakhir, melihat capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan,” ujarnya.
Selama periode 2021–2026, PKB Ciamis dinilai berhasil melakukan penguatan kelembagaan secara signifikan. Penataan struktur kepengurusan dilakukan mulai dari tingkat DPC, DPAC hingga ranting desa. Selain itu, regenerasi kepemimpinan juga terus didorong dengan melibatkan generasi muda, termasuk milenial dan generasi Z.
Langkah ini dinilai strategis mengingat proyeksi pemilih pada Pemilu mendatang akan didominasi oleh kalangan muda. Bahkan, PKB Ciamis menetapkan batas usia maksimal 35 tahun bagi ketua DPAC sebagai bagian dari upaya regenerasi politik.
Tak hanya itu, penguatan kaderisasi juga dilakukan melalui pendidikan politik. Pada Oktober 2025, PKB Ciamis sukses mencetak ratusan kader melalui program pelatihan kader tingkat lanjutan.
Dari sisi elektoral, capaian PKB Ciamis juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pada Pemilu Legislatif 2024, perolehan suara naik dari 48.500 pada 2019 menjadi 70.046 suara. Jumlah kursi DPRD pun bertambah dari 4 menjadi 5 kursi, sekaligus mengangkat posisi partai dari peringkat ke-8 menjadi ke-5 di tingkat kabupaten.
“Ini bukti kerja nyata kader di lapangan serta meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada PKB. Namun, kita tidak boleh berpuas diri,” tegas Ai Ratna.
Ia menambahkan, Muscab harus menjadi titik tolak untuk memperkuat soliditas internal, menyatukan langkah politik, serta mempertegas arah perjuangan guna menjadikan PKB sebagai kekuatan politik utama di Ciamis.
Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Kesbangpol, Ari Syahriar Maulana, menyampaikan bahwa Muscab memiliki peran penting dalam memperkuat organisasi dan mempererat ukhuwah politik.
Menurutnya, forum tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang berdampak langsung pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Partai politik memiliki peran strategis dalam pembangunan demokrasi, penyaluran aspirasi masyarakat, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Ciamis, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi dengan seluruh partai politik dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan menuju Ciamis yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Muscab ke-IX PKB Ciamis ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. (𝘿𝙉)
