BerandaBerita CiamisKH Fadli Yani Ainusyamsi: Pemimpin Umat Islam Harus Adil, Amanah dan Menjauhi...

KH Fadli Yani Ainusyamsi: Pemimpin Umat Islam Harus Adil, Amanah dan Menjauhi Keserakahan

lintaspasundan.com, BERITA.Ciamis.,- Tokoh agama sekaligus pengasuh majelis keislaman, KH Fadli Yani Ainusyamsi atau yang akrab disapa Ang Icep, menegaskan bahwa inti dari kepemimpinan dalam Islam bukan terletak pada kekuasaan maupun popularitas, melainkan pada akhlak, amanah, serta ketulusan dalam melayani umat karena Allah SWT.

Menurutnya, seorang pemimpin umat Islam harus memiliki lima karakter utama, yakni adil, amanah, tidak sombong atau angkuh, mampu menanamkan sikap hormat kepada yang lebih tua, serta menjauhi sifat serakah.

“Pemimpin yang baik bukan yang sibuk mencari pujian manusia, tetapi yang hadir dengan hati, bekerja dengan ikhlas karena Allah SWT,” ujar Ang Icep dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, sejarah Islam telah banyak memberikan teladan tentang kepemimpinan sederhana namun penuh ketegasan dan kasih sayang kepada rakyat. Salah satu contoh besar adalah sosok Umar bin Khattab yang dikenal sebagai pemimpin tegas, sederhana dan sangat dekat dengan masyarakat kecil.

Meski menjabat sebagai khalifah, Umar bin Khattab hidup tanpa kemewahan. Dalam berbagai kisah sahabat Rasulullah SAW, Umar bahkan pernah memanggul sendiri gandum untuk rakyat yang kelaparan. Sikap tersebut dilakukan bukan untuk pencitraan, melainkan karena dorongan hati dan rasa tanggung jawab di hadapan Allah SWT.

“Keteladanan Umar bin Khattab menunjukkan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang mau turun langsung membantu rakyatnya, bukan hanya memerintah dari atas,” kata Ang Icep.

Selain para sahabat Nabi, Ang Icep juga menyinggung teladan para ulama sufi yang mengajarkan pentingnya kerendahan hati dalam memimpin. Menurutnya, banyak ulama terdahulu memilih hidup sederhana agar dapat lebih dekat dengan umat dan terhindar dari penyakit hati seperti riya, sombong, maupun cinta dunia berlebihan.

Ia menambahkan, dalam kehidupan bermasyarakat saat ini, nilai-nilai kepemimpinan Islam harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda. Sikap menghormati yang lebih tua, menyayangi sesama, serta menjauhi kerakusan dinilai menjadi pondasi penting untuk menjaga persatuan dan keberkahan dalam kehidupan sosial.

“Kalau pemimpin memiliki hati yang bersih, amanah, dan tidak tamak, maka masyarakat akan merasakan keadilan dan ketenteraman,” ujarnya.

Baca Juga : PKBM Bina Pandu Mandiri Ciamis Gelar Ujian Paket B

Ang Icep berharap umat Islam dapat meneladani akhlak Rasulullah SAW, para sahabat, serta ulama saleh dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, kejujuran dan keadilan.

Dengan demikian, kepemimpinan bukan hanya menjadi jabatan, tetapi juga bentuk pengabdian kepada Allah SWT dan pelayanan tulus kepada umat. ( 𝙀𝙎).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments