lintaspasundan.com. BERITA CIAMIS.,- Menyikapi penghentian sementara (suspend) terhadap 34 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ciamis.
Salah seorang mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Robi Tamzil, mengajak seluruh mitra untuk memperkuat komunikasi dan mencari solusi bersama demi menjaga keberlangsungan program yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.
Menurut Robi, kondisi yang saat ini dihadapi sejumlah mitra dapur MBG tidak hanya menjadi perhatian pihak yang terdampak langsung, tetapi juga seluruh mitra yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Karena itu, diperlukan langkah bersama untuk membangun kesepahaman serta menyamakan persepsi dalam menjalankan program sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami selaku mitra turut merasakan apa yang dirasakan rekan-rekan yang saat ini dapurnya terkena suspend. Karena itu, kami mengajak seluruh mitra dapur MBG di Kabupaten Ciamis untuk duduk bersama dalam sebuah forum silaturahmi dan komunikasi. Bila diperlukan, kita juga menghadirkan Korwil, Korcam, serta Satgas Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Ciamis agar langkah yang diambil dapat berjalan seirama,” ujar Robi, Sabtu (30/5/2026).
Ia menilai, forum komunikasi tersebut penting sebagai ruang untuk bertukar informasi, berbagi pengalaman, sekaligus membahas berbagai tantangan yang muncul dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di lapangan.
Menurutnya, komunikasi yang baik antar mitra akan membantu menemukan solusi yang tepat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi, tanpa mengabaikan aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN).
Robi menegaskan bahwa seluruh mitra harus tetap mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Kepatuhan terhadap regulasi menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan program dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kita harus menjalankan program ini sesuai aturan yang telah ditetapkan. Jangan sampai terjadi pelanggaran yang berpotensi menghambat pelaksanaan program. Namun di sisi lain, kita juga harus memastikan bahwa manfaat program tetap dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Lebih lanjut, Robi menekankan bahwa keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis harus menjadi tanggung jawab bersama.
Ia berharap persoalan suspend yang terjadi dapat diselesaikan melalui dialog dan koordinasi yang konstruktif sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi penerima manfaat.
“Jangan sampai masyarakat yang selama ini rutin menerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis menjadi pihak yang dirugikan akibat persoalan yang terjadi. Karena itu, mari kita perkuat komunikasi, jalin silaturahmi yang baik, dan bersama-sama mencari solusi terbaik demi keberlanjutan program ini,” tegasnya.
Baca Juga : Outbound Ceria MI Darul Ulum Latih Mental dan Karakter Siswa
Melalui ajakan tersebut, Robi berharap tercipta kesepahaman di antara seluruh mitra SPPG dan pengelola dapur MBG di Kabupaten Ciamis.
Selain itu, berbagai langkah konstruktif yang dihasilkan dari forum komunikasi diharapkan mampu membantu penyelesaian persoalan yang ada sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. (ES)
