lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Job Fair Ciamis 2026 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ciamis di Islamic Center Ciamis selama dua hari, 4–5 Juni 2026, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sebanyak 6.130 pencari kerja tercatat menghadiri kegiatan tersebut untuk memanfaatkan ribuan peluang kerja yang ditawarkan oleh puluhan perusahaan dari berbagai sektor.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarok, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi lowongan kerja dan peluang penempatan tenaga kerja masih sangat besar.
Dalam pelaksanaan Job Fair Ciamis 2026, sebanyak 22 perusahaan berpartisipasi dengan menyediakan 5.449 lowongan pekerjaan untuk berbagai bidang usaha.
Lowongan tersebut mencakup penempatan di wilayah Kabupaten Ciamis, berbagai daerah di Indonesia, hingga sejumlah peluang kerja di luar daerah.
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Selama dua hari pelaksanaan Job Fair Ciamis 2026, jumlah pencari kerja yang hadir mencapai 6.130 orang. Ini menjadi indikator bahwa masyarakat sangat membutuhkan akses yang lebih luas terhadap informasi dan kesempatan kerja,” ujar Dase, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, tingginya partisipasi pencari kerja menjadi sinyal positif bagi pemerintah daerah maupun dunia usaha dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Melalui proses rekrutmen dan seleksi yang dilakukan masing-masing perusahaan, Disnaker berharap sebagian besar peserta dapat terserap ke dunia kerja.
“Kami menargetkan sekitar 30 hingga 50 persen peserta Job Fair dapat terserap oleh perusahaan yang membuka lowongan. Tentu hasil akhirnya akan ditentukan oleh kebutuhan perusahaan dan hasil seleksi yang dijalani para pelamar,” katanya.
Dase menegaskan bahwa Job Fair bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Ciamis pada tahun 2027.
“Semakin banyak pencari kerja yang terserap, maka semakin besar pula kontribusinya terhadap penurunan angka pengangguran di Kabupaten Ciamis. Ini menjadi salah satu program yang terus kami dorong untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tantangan ketenagakerjaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Karena itu, Disnaker Ciamis terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha, lembaga pendidikan, dan lembaga pelatihan kerja guna meningkatkan kualitas serta daya saing tenaga kerja lokal.
Selain memperluas jumlah perusahaan peserta, Disnaker Ciamis juga berkomitmen menghadirkan Job Fair yang lebih inklusif pada tahun mendatang. Salah satu fokus yang akan diperkuat adalah membuka lebih banyak peluang kerja bagi penyandang disabilitas.
Dase mengatakan pihaknya akan mendorong partisipasi perusahaan yang menyediakan lowongan khusus maupun ramah disabilitas agar akses terhadap pekerjaan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin Job Fair ke depan semakin inklusif. Pada pelaksanaan tahun 2027 nanti, kami berharap lebih banyak perusahaan yang membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas sehingga mereka memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya pengembangan program, Disnaker Ciamis juga akan memperluas jaringan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan baru guna meningkatkan jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia pada penyelenggaraan Job Fair tahun depan.
“Kami akan terus menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan agar jumlah peserta perusahaan semakin banyak dan peluang kerja yang tersedia bagi masyarakat juga semakin besar,” kata Dase.
Baca Juga : JAPRI dan CCE 2026 Perkuat UMKM Halal di Ciamis
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat, produktif, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi serta dukungan dunia usaha yang terus meningkat, Job Fair Ciamis 2026 tidak hanya menjadi ajang rekrutmen tenaga kerja, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menekan angka pengangguran di Kabupaten Ciamis. (ES)
