lintaspasundan.com. BERITA CIAMIS. Kelompok Bank Sampah Unit (BSU) Hegar Dusun Sukaharja, Desa Petir Hilir, Kabupaten Ciamis, kembali menunjukkan kiprahnya sebagai komunitas pengelola sampah yang aktif dan inovatif.
Keberadaan BSU Hegar menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BSU Hegar berada di bawah binaan Idon Herdiana, S.IP, serta dipimpin oleh Direktur Robiah, S.Sos., M.M.
Sejak berdiri, kelompok ini terus menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.
Pada Kamis (12/3/2026), BSU Hegar menerima kunjungan dari tim United Nations Development Programme (UNDP), lembaga pembangunan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pemantauan sekaligus pembelajaran mengenai pengelolaan bank sampah yang berkembang di Kabupaten Ciamis.
Selama tiga hari, tim UNDP melakukan kunjungan ke sejumlah titik, termasuk ke beberapa Bank Sampah Unit (BSU) yang dinilai aktif dan berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan berdialog langsung dengan pengelola dan anggota BSU Hegar.
Mereka berdiskusi membahas berbagai aspek pengelolaan sampah yang telah dijalankan, mulai dari sistem pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan sampah.
Tim UNDP menilai perkembangan BSU Hegar cukup pesat dan signifikan, terutama dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat terkait pengelolaan lingkungan serta pengurangan sampah berbasis masyarakat.
Selain itu, pembahasan juga menyinggung pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis digital.
BSU Hegar didorong untuk menjalin kerja sama dengan tim pengembang aplikasi pengelolaan bank sampah. Salah satunya melalui aplikasi Duitin yang dikembangkan oleh komunitas Bank Sampah.
Aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu BSU Hegar mengakses sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, transparan, dan terintegrasi.
BACA JUGA: Bajas Bappelitbangda Kota Tasikmalaya Disorot Aktivis Muda
Digitalisasi dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan serta memperluas jaringan kerja sama antarbank sampah.
Kunjungan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara UNDP, tim pengembang aplikasi Duitin, serta Bank Sampah Induk Ciamis.
Direktur BSU Hegar, Robiah, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran tim UNDP menjadi motivasi bagi pengelola dan masyarakat untuk terus mengembangkan program bank sampah secara lebih baik.
“Dengan adanya kunjungan ini, kami semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi dalam pengelolaan sampah,” ungkapnya. Sabtu, (13/3/2026).
BACA JUGA: Poliklinik RSUD Ciamis Tutup Saat Libur Lebaran, Layanan Farmasi Tetap Buka
Ia berharap, BSU Hegar dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari sampah.
“Saya harap BSU Hegar dapat terus berkembang sebagai pusat edukasi dan praktik pengelolaan sampah berbasis masyarakat,” pungkasnya. (ES)
Kelompok BSU Hegar Jadi Contoh Pengelolaan Sampah
RELATED ARTICLES
