lintaspasundan.com, CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan Bimbingan Manasik Haji tingkat kabupaten sebagai bagian dari persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung KH. Irfan Hielmy, Islamic Center Ciamis, Rabu (1/4/2026), dan diikuti ratusan calon jemaah haji.
Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan bagi umat Muslim yang mampu.
Bupati berharap para calon jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan memperoleh manfaat spiritual yang maksimal, terutama dalam hal pemahaman tata cara ibadah agar lebih sempurna.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Mengingat suhu di Tanah Suci, khususnya di Mekkah, dapat mencapai lebih dari 40 derajat Celsius, para jemaah diminta untuk menjaga asupan makanan serta memperbanyak konsumsi air guna menghindari dehidrasi.
“Yang paling utama adalah kesehatan. Banyak makan, banyak minum, dan harus siap menghadapi cuaca ekstrem di sana,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh jemaah untuk terus meningkatkan doa dan ketakwaan, mengingat situasi global yang tengah bergejolak. Ia berharap kondisi di Tanah Suci semakin kondusif sehingga ibadah haji dapat berlangsung dengan aman dan khidmat.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Nana Supriatna, S.Ag., M.A., menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji asal Ciamis tahun ini mencapai 856 orang. Jumlah tersebut berasal dari kuota dasar sebanyak 710 orang, ditambah mutasi masuk serta optimalisasi cadangan.
“Total jemaah yang akan berangkat dari Ciamis sebanyak 856 orang, yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 15 dan kloter 31,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa persiapan keberangkatan berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, proses administrasi seperti paspor telah selesai, sementara visa untuk petugas masih dalam tahap penyelesaian.
“Untuk maskapai, baik dari Saudi Airlines maupun Garuda Indonesia, masih aman sesuai hasil rapat terakhir. Kami mohon doa dari seluruh pihak agar semua proses berjalan lancar hingga keberangkatan,” tambahnya.
Menariknya, jemaah haji asal Ciamis tahun ini memiliki rentang usia yang cukup beragam, mulai dari yang termuda berusia 17 tahun hingga yang tertua mencapai 96 tahun.
Melalui kegiatan manasik ini, diharapkan para calon jemaah haji tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga matang secara fisik dan mental dalam menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Pemerintah Kabupaten Ciamis pun mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mengatur ritme aktivitas, serta mempersiapkan diri sebaik mungkin demi kelancaran ibadah haji tahun ini. (ES)
