BerandaBerita TasikmalayaBelum Sepekan, 47 Tokoh Siap Jadi Narasumber Buku “81 Cara Mencintai Indonesia”

Belum Sepekan, 47 Tokoh Siap Jadi Narasumber Buku “81 Cara Mencintai Indonesia”

lintaspasundan.com, BERITA TASIKMALAYA. Antusiasme tinggi ditunjukkan para tokoh dari Priangan Timur terhadap penyusunan buku “81 Cara Mencintai Indonesia”.

Dalam waktu kurang dari sepekan, sebanyak 47 tokoh dari Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, hingga Kabupaten Ciamis telah menyatakan kesiapannya menjadi narasumber.

Ke-47 tokoh tersebut berasal dari beragam latar belakang. Mulai dari ulama, birokrat, politisi, pengusaha, akademisi, hingga seniman, budayawan, dan tokoh olahraga.

Perbedaan profesi dan perjalanan hidup tidak menjadi penghalang, karena mereka dipersatukan oleh satu semangat yang sama, merawat dan mencintai Indonesia.

Sebagian dari mereka bahkan memiliki pengalaman hingga ke tingkat internasional, menimba ilmu di berbagai negara seperti Mesir, Belanda, Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat. Namun demikian, seluruhnya tetap berpijak pada identitas yang sama sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Di tengah derasnya dukungan tersebut, tim penerbitan masih menantikan partisipasi dari para kepala daerah dan sekretaris daerah di tiga wilayah.

Undangan telah disampaikan, dengan harapan kehadiran mereka dapat sudut pandang dalam buku ini, terutama dari sisi kebijakan dan arah pembangunan daerah.

“Kami berharap para kepala daerah bisa turut bergabung. Kehadiran mereka akan melengkapi perspektif buku ini,” ujar Yuni dari tim penyusun.

Menurutnya, ajakan ini bukan sekadar permintaan menjadi narasumber, melainkan undangan untuk bersama-sama meninggalkan jejak pemikiran tentang bagaimana peran kepemimpinan dapat berjalan selaras dengan rasa cinta terhadap bangsa.

Bagi 47 tokoh yang telah menyatakan kesediaannya, tahapan berikutnya adalah proses wawancara mendalam. Tim penerbitan akan menggali kisah, pengalaman, dan refleksi yang selama ini mungkin belum pernah terdokumentasikan secara utuh.

Di situlah kekuatan utama buku ini: bukan pada popularitas narasumber, melainkan pada ketulusan mereka dalam memaknai arti mencintai Indonesia dari sudut pandang masing-masing.

Cerita-cerita tersebut akan diambil dari berbagai ruang kehidupan mulai dari ruang kelas, tempat ibadah, kantor pemerintahan, hingga pasar dan lapangan. Setiap ruang diyakini menyimpan nilai dan pengalaman yang berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan bangsa.

Buku “81 Cara Mencintai Indonesia” lahir dari kegelisahan terhadap kondisi global yang penuh konflik, serta tantangan internal berupa mulai memudarnya rasa kebangsaan di kalangan generasi muda.

Melalui 81 suara dari wilayah Priangan Timur, buku ini berupaya menghadirkan narasi tentang cinta tanah air yang nyata, sederhana, namun mendalam. Seluruh proses dilakukan melalui wawancara yang kemudian diolah menjadi tulisan reflektif.

Rencananya, buku ini akan diterbitkan dalam dua format, yakni cetak dan digital, guna menjangkau pembaca yang lebih luas.

BACA JUGA: Kadisdik Ciamis Imbau Kesabaran, Pemda Prioritaskan Perbaikan 33 Sekolah Rusak Berat

Produksi buku dijadwalkan mulai April 2026, dengan target peluncuran pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum tersebut dipilih sebagai simbol pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk terus dijaga.

Inisiatif ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas, bahwa mencintai Indonesia tidak selalu harus melalui langkah besar. Dalam banyak hal, cinta pada negeri justru tumbuh dari tindakan sederhana, konsisten, dan penuh ketulusan demi kebaikan bersama. ( 𝙀𝙎 )

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments