BerandaBerita CiamisRelawan Tagana Ciamis, Tasikmalaya Ikuti Latsar

Relawan Tagana Ciamis, Tasikmalaya Ikuti Latsar

lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 25 calon anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) mengikuti kegiatan Latihan Dasar (Latsar) gabungan antara Kabupaten Ciamis dan Kota Tasikmalaya, yang digelar di Aula Dinas Sosial Kabupaten Ciamis. Senin, (20/04/2026).

Pelatihan dasar ini menjadi tahap awal dalam proses pembentukan relawan yang tangguh dan siap menghadapi berbagai situasi darurat. Latsar dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai 24 April 2026, dengan pendampingan langsung dari anggota dan pengurus Tagana kedua daerah.

Kepala Bidang Balinsos, Ace Hidayat, menegaskan bahwa Tagana merupakan relawan yang memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental, kecepatan respons, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Tagana adalah relawan yang harus selalu siap dalam penanganan bencana. Mereka berada di garis paling depan saat situasi darurat terjadi,” ujarnya.

Ace juga menyoroti pentingnya pemerataan anggota Tagana di setiap kecamatan. Menurutnya, kehadiran relawan di tingkat lokal sangat penting agar informasi dan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Sementara itu, Wakil Ketua Tagana, Dimas, menjelaskan bahwa 25 peserta yang mengikuti Latsar ini merupakan calon anggota yang masih dalam tahap seleksi awal dan uji kesiapan mental.

“Di tahap ini ada 25 calon anggota Tagana dari Ciamis dan Tasikmalaya. Mereka akan dibekali pemahaman dasar, kedisiplinan, serta kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat,” jelasnya.

Ia menambahkan, peserta direkrut dari berbagai latar belakang, mulai dari masyarakat umum, pengemudi ojek online, hingga tenaga dengan latar belakang kesehatan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas tim dengan beragam keahlian.

“Tagana itu berbasis masyarakat. Jadi siapa pun bisa bergabung selama memiliki niat pengabdian dan rasa kemanusiaan yang tinggi. Soal kemampuan teknis, itu akan diasah bersama melalui pelatihan,” tambahnya.

Untuk saat ini, jumlah anggota Tagana yang tercatat di Kabupaten Ciamis mencapai 73 orang yang tersebar di 27 kecamatan. Namun, jumlah tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan agar setiap wilayah memiliki minimal satu relawan siaga bencana.

Ke depan, Tagana menargetkan setiap kecamatan hingga desa memiliki perwakilan relawan guna mempercepat respons saat terjadi bencana. Sistem kerja yang diterapkan pun berbasis tim, sehingga antarwilayah dapat saling mendukung ketika dibutuhkan.

Selain itu, Tagana juga berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial Republik Indonesia dan kerap dilibatkan dalam berbagai operasi bantuan, termasuk penugasan ke luar daerah seperti Bantuan Kendali Operasi (BKO) saat terjadi bencana besar.

Melalui kegiatan Latsar ini, para peserta diharapkan mampu melanjutkan ke jenjang berikutnya dalam struktur Tagana, mulai dari Tagana Muda, Madya, hingga Utama, serta menjadi bagian dari pilar sosial dalam penanggulangan bencana nasional.

BACA JUGA: Saksikan Laga Duel Dewa United vs Persib Malam Ini, Akses Live Streaming Resmi Ada di Sini

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan lahir relawan-relawan yang profesional, responsif, dan memiliki dedikasi tinggi.

Kegiatan tersebut juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat jaringan Tagana hingga ke tingkat kecamatan dan desa di wilayah Ciamis dan Kota Tasikmalaya. (ES)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments