BerandaBerita CiamisPKBM Bina Pandu Mandiri Ciamis Gelar Ujian Paket B

PKBM Bina Pandu Mandiri Ciamis Gelar Ujian Paket B

lintaspasundan.com.BERITA CIAMIS. Kesempatan memperoleh pendidikan setara Sekolah Menengah Pertama (SMP) kembali terbuka bagi masyarakat melalui pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket B yang digelar PKBM Bina Pandu Mandiri Kabupaten Ciamis.

Program Paket B merupakan jalur pendidikan nonformal yang setara dengan jenjang SMP/MTs. Program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang sempat terhambat mengenyam pendidikan formal, namun tetap ingin melanjutkan pendidikan dan memperoleh ijazah setara SMP.

Pelaksanaan ujian berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat, dengan pembagian dua sesi. Sebanyak 35 peserta mengikuti ujian, terdiri dari 17 peserta pada sesi pertama dan 18 peserta pada sesi kedua. Kamis ( 14/5/2026).

Ujian dilaksanakan di tempat belajar PKBM Bina Pandu Mandiri di wilayah Ciamis dengan suasana tertib, aman, dan lancar. Para peserta tampak serius mengikuti setiap tahapan ujian sebagai bagian penting dalam menuntaskan pendidikan kesetaraan.

Kepala PKBM Bina Pandu Mandiri, Tatang Suryamiharja, mengatakan pendidikan kesetaraan menjadi alternatif penting bagi masyarakat yang tidak dapat mengikuti sekolah formal karena berbagai faktor ekonomi, pekerjaan, maupun kondisi sosial lainnya.

Menurutnya, Program Paket B tidak hanya memberikan ijazah setara SMP, tetapi juga membuka peluang bagi peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Program kesetaraan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat yang sempat terhambat pendidikan formal. Kami ingin memastikan mereka tetap memiliki hak belajar dan kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, peserta ujian berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis. Bahkan, terdapat peserta yang datang dari daerah cukup jauh seperti Purwadadi dan Panumbangan demi mengikuti ujian kesetaraan tersebut.

PKBM Bina Pandu Mandiri sendiri telah berdiri sejak tahun 2007 di wilayah Panumbangan dan hingga kini terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan nonformal bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan alternatif.

Tatang menyebut, fleksibilitas waktu belajar dalam pendidikan kesetaraan menjadi salah satu alasan masyarakat memilih jalur tersebut untuk melanjutkan pendidikan.

“Yang terpenting bukan hanya ijazah, tetapi bagaimana peserta didik memiliki kesempatan untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” katanya.

Salah seorang peserta ujian, Marini, mengaku bersyukur dapat mengikuti Ujian Paket B di PKBM Bina Pandu Mandiri. Ia mengatakan kesempatan tersebut menjadi motivasi untuk kembali mengejar pendidikan yang sempat tertunda.

“Alhamdulillah saya sangat senang bisa ikut ujian ini. Dulu sempat terkendala sekolah formal, tapi sekarang tetap punya kesempatan mendapatkan ijazah setara SMP. Saya ingin melanjutkan pendidikan supaya bisa punya masa depan lebih baik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Menabur Cinta Rasul Lewat Qasidah Burdah, Jejak Tarekat Syadziliyah di Tatar Pasundan

Melalui pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket B ini, PKBM Bina Pandu Mandiri berharap para peserta didik dapat memperoleh ijazah setara SMP/MTs serta melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, baik melalui jalur formal maupun nonformal.

Program pendidikan kesetaraan seperti Paket B dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan akses pendidikan masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pendidikan di Kabupaten Ciamis. (𝙀𝙎)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments