lintaspasundan.com, BERITA.CIAMIS.- Hidayah Berbagi Indonesia (HBI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda melalui program Beasiswa Sodaraku Cerdas Batch 5 Tahun 2026.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama penerima beasiswa berlangsung di Universitas Islam Darussalam Ciamis, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi HBI dan 12 mahasiswa terpilih untuk membangun komitmen bersama dalam menjalankan amanah pendidikan dan kepedulian sosial.
Direktur HBI, Muhammad Fauzi Ridwan, S.Pd.I., mengatakan, program Beasiswa Sodaraku Cerdas bukan sekadar bantuan pendidikan bagi mahasiswa
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk komitmen HBI bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan bagi seseorang untuk berhenti mengejar pendidikan tinggi.
“Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan ekonomi. Anak muda yang memiliki potensi harus diberikan kesempatan untuk tumbuh,” ujar Muhammad FauziIa menambahkan, dana zakat, infak, sedekah, serta dukungan para donatur diharapkan mampu menjadi jalan lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik.
Namun, para penerima beasiswa juga diharapkan memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam proses seleksi Beasiswa Sodaraku Cerdas Batch 5, HBI menerima lebih dari 600 pendaftar dari sekitar 100 universitas dan perguruan tinggi.
Setelah melalui seleksi administrasi, jumlah peserta mengerucut menjadi sekitar 300 orang. Seleksi berikutnya menghasilkan 120 kandidat yang mengikuti tahapan lanjutan di Universitas Galuh (Unigal).
Dari 120 peserta tersebut, sebanyak 50 mahasiswa dinyatakan lolos berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh HBI.
Namun, keterbatasan jumlah donatur membuat HBI kembali melakukan seleksi hingga akhirnya menetapkan 12 mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Sodaraku Cerdas Batch 5 Tahun 2026.
Muhammad Fauzi menjelaskan, penerima beasiswa tidak hanya dituntut memiliki prestasi akademik yang baik. HBI menerapkan sejumlah indikator sebagai bagian dari pembinaan penerima beasiswa.
Pertama, penerima harus memiliki kecerdasan akademik. Aspek tersebut akan terus dipantau melalui kolaborasi HBI dengan perguruan tinggi tempat mahasiswa menempuh pendidikan.
Kedua, mahasiswa diharapkan memiliki kecerdasan spiritual. Para penerima beasiswa akan mendapatkan target pembinaan keagamaan, termasuk peningkatan hafalan yang dilakukan secara berkala setiap bulan.
Selain itu, penerima beasiswa laki-laki nantinya dapat memperoleh penugasan sosial ke berbagai daerah, termasuk wilayah pelosok yang membutuhkan pendampingan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Muhammad Fauzi mencontohkan kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan di wilayah Cidolog. Mahasiswa dilibatkan untuk memimpin kegiatan keagamaan sekaligus menggelar aksi sosial bersama masyarakat setempat.
“Ke depan, tidak menutup kemungkinan mahasiswa ikhwan maupun akhwat akan dilibatkan dalam kegiatan sosial sesuai kebutuhan program,” katanya.
Indikator berikutnya adalah kecerdasan sosial. Menurut Fauzi, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut terlibat dalam berbagai kegiatan sosial HBI.
Para mahasiswa akan diarahkan menjadi bagian dari gerakan relawan yang membantu menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Mereka juga diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai program sosial HBI di tengah masyarakat.
“Karena kami dalam badan membutuhkan tangan dan mata yang bergerak. Mahasiswa ini nantinya bisa menjadi bagian dari relawan untuk menyebarluaskan bantuan HBI,” tutur Fauzi.
Melalui penandatanganan MoU tersebut, HBI berharap 12 penerima Beasiswa Sodaraku Cerdas Batch 5 tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan tinggi.
Lebih dari itu, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baca Juga : Desa Bangunharja Resmi Jadi Kampung Zakat ke 14 Ciamis
Program Beasiswa Sodaraku Cerdas menjadi salah satu upaya HBI dalam menjadikan pendidikan sebagai sarana pemberdayaan generasi muda sekaligus memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, dan dukungan para donatur.
Dengan komitmen tersebut, HBI berharap para penerima beasiswa dapat menjaga amanah, berprestasi di bidang akademik, aktif dalam kegiatan sosial, serta kelak mampu meneruskan semangat berbagi kepada masyarakat. (ES)
