BerandaBerita CiamisRampak Bedug dan Nadhoman Meriahkan PORSADIN VIII Ciamis

Rampak Bedug dan Nadhoman Meriahkan PORSADIN VIII Ciamis

lintaspasundan.com, BERITA.CIAMIS.- Dentuman rampak bedug berpadu lantunan nadhoman mengawali pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pendidikan Agama Diniyah atau PORSADIN VIII FKDT Kabupaten Ciamis 2026.

Penampilan tersebut berlangsung di Aula Pondok Pesantren Ar Risalah, Cijantung, Kabupaten Ciamis, Sabtu, (4/7/2026).

Academy Barudak Bedug Baregbeg atau RTB Baregbeg tampil sebagai pembuka kegiatan PORSADIN VIII FKDT Kabupaten Ciamis.

Penampilan para pelajar itu memukau peserta dan tamu undangan yang hadir dalam pembukaan ajang pendidikan diniyah tersebut.

Irama rampak bedug yang energik dipadukan dengan syair nadhoman menciptakan suasana khidmat, religius, sekaligus semarak.

Sejumlah tamu undangan terlihat memberikan apresiasi atas kekompakan para pemain saat membawakan pertunjukan seni budaya Islam tersebut.

Penampilan Academy Barudak Bedug Baregbeg juga menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya Islam di tengah perkembangan zaman.Kelompok rampak bedug ini dipimpin Ustaz Kuswa dan baru terbentuk sekitar tiga minggu sebelum pembukaan PORSADIN VIII FKDT Kabupaten Ciamis.

Meski masih baru, para anggota menjalani latihan intensif selama dua pekan untuk menyiapkan penampilan pada acara pembukaan.

Personel Academy Barudak Bedug Baregbeg berasal dari sejumlah sekolah dan jenjang pendidikan di Kabupaten Ciamis.

Azka Mugia Bagja merupakan pelajar SMK LPS 2 Ciamis, sedangkan Syaifa Ramdhani berasal dari MTs Harapan Baru.

Raihan merupakan pelajar MAN 2 Ciamis. Fauzi adalah lulusan SMA Negeri 2 Ciamis, sementara Abdhi menempuh pendidikan di SMK Negeri 2 Ciamis.

Perwakilan Academy Barudak Bedug Baregbeg mengatakan kehadiran mereka bukan sekadar menampilkan seni pertunjukan.

Mereka membawa misi untuk melestarikan budaya Islam yang mulai jarang dikenal oleh sebagian generasi muda.

“Kami sengaja menghadirkan rampak bedug yang dipadukan dengan nadhoman karena budaya ini merupakan warisan para ulama yang harus dijaga,” ujarnya.

Ia mengatakan, latihan singkat tidak mengurangi semangat para anggota untuk memperkenalkan kembali nadhoman kepada generasi muda.

Menurutnya, nadhoman memiliki nilai keislaman dan pendidikan akhlak yang penting untuk dipahami oleh anak-anak dan remaja.

“Kami ingin nadhoman tidak terlupakan. Anak muda perlu mengenal seni budaya Islam yang menjadi bagian dari identitas daerah,” katanya.

Ia berharap penampilan tersebut dapat membangkitkan minat pelajar untuk mempelajari seni rampak bedug dan nadhoman.

Pelestarian budaya, lanjut dia, tidak cukup dilakukan dengan mengenang tradisi, tetapi harus diwujudkan melalui keterlibatan generasi muda.

“Kami ingin membuktikan bahwa anak muda masih mencintai budaya daerah dan tradisi Islam,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak pelajar bergabung agar rampak bedug dan nadhoman tetap hidup serta menjadi kebanggaan masyarakat Ciamis.

Baca Juga : Rampak Bedug Baregbeg Bawa Semangat Pelestarian Budaya di PORSADIN VIII

Penampilan Academy Barudak Bedug Baregbeg menjadi pembuka yang sarat makna dalam PORSADIN VIII FKDT Kabupaten Ciamis 2026.

Selain memeriahkan kegiatan, pertunjukan itu menegaskan bahwa pendidikan diniyah juga menjadi ruang untuk merawat seni dan budaya.

PORSADIN VIII FKDT Kabupaten Ciamis diharapkan mampu memperkuat pendidikan agama, karakter, kreativitas, dan kecintaan pelajar terhadap budaya bangsa.(ES)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments