lintaspasundan.com.BERITA.Ciamis.,- Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan infak kebencanaan kepada masyarakat terdampak bencana alam tahun 2026.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Aula PKK Ciamis, Rabu (13/05/2026).Penyaluran bantuan diberikan kepada warga terdampak bencana longsor, banjir, dan angin puting beliung yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.
Sebanyak 83 kepala keluarga (KK) menerima bantuan yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Purwadadi, Kecamatan Cisaga, Kecamatan Tambaksari, dan Kecamatan Cihaurbeuti.
Dalam sambutannya, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa kepada seluruh masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam.
Ia juga memohon maaf karena belum dapat mengunjungi langsung seluruh lokasi terdampak akibat padatnya agenda pemerintahan daerah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan belasungkawa kepada seluruh masyarakat yang terkena musibah, baik longsor, banjir maupun angin puting beliung yang telah merusak harta benda bapak dan ibu semua,” ujar Herdiat.
Bupati berharap masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan, keselamatan, serta kekuatan untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
Herdiat menegaskan, kehadiran BAZNAS Kabupaten Ciamis memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam.
Menurutnya, di tengah kondisi fiskal daerah yang masih terbatas, bantuan sosial berbasis gotong royong dan kepedulian masyarakat sangat membantu pemerintah daerah dalam meringankan beban warga.
“Meski kondisi fiskal daerah sedang berat, pemerintah tetap berkomitmen tidak akan menaikkan pajak maupun retribusi kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya solidaritas sosial masyarakat Ciamis yang terus tumbuh dalam membantu sesama, baik saat terjadi bencana maupun dalam berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.
Budaya gotong royong dinilai menjadi kekuatan utama masyarakat Ciamis dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
“Kami memahami musibah seperti ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bantuan dari pemerintah daerah melalui BAZNAS memang belum maksimal, namun mudah-mudahan dapat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menjelaskan bahwa total bantuan infak kebencanaan yang disalurkan pada tahun 2026 mencapai Rp145,5 juta.
Dari total tersebut, sebanyak 53 KK dengan kategori rumah rusak ringan menerima bantuan masing-masing Rp1 juta.
Kemudian 23 KK dengan kategori rusak sedang menerima bantuan sebesar Rp2,5 juta per kepala keluarga.
Baca Juga : Penyemprotan Pupuk Organik Dnegan Drone
Sedangkan 7 KK dengan kategori rusak berat memperoleh bantuan masing-masing Rp5 juta.Selain penerima manfaat, kegiatan penyaluran bantuan tersebut juga dihadiri sejumlah undangan dari berbagai unsur masyarakat dan pemerintah daerah.
Total undangan yang hadir mencapai 105 orang, terdiri dari 83 penerima manfaat dan 22 tamu undangan lainnya.
Melalui penyaluran bantuan infak kebencanaan ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama BAZNAS berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial, kebersamaan, dan gotong royong di tengah masyarakat Kabupaten Ciamis. (𝙀𝙎).
