lintaspasundan.com. BERITA Garut.,- Warga Kabupaten Garut dihebohkan dengan laporan hilangnya dua santri kembar asal Kecamatan Bayongbong yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Laporan tersebut diterima jajaran Polsek Bayongbong setelah kedua remaja perempuan itu tidak kunjung tiba di pondok pesantren tujuan mereka di Kota Banjar.
Kedua santri yang dilaporkan hilang tersebut diketahui bernama Ana Rahma Farihan dan Ani Rahmi Syaidah. Keduanya merupakan pelajar asal Desa Bayongbong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.
Laporan kehilangan disampaikan langsung oleh ibu kandung keduanya, Erwin Winarti, ke Polres Garut melalui Polsek Bayongbong pada Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar pukul 10.46 WIB.Berdasarkan keterangan keluarga, kedua anak kembar tersebut berangkat dari rumah pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Mereka diantar hingga Terminal Guntur Garut untuk melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Darul Huda Banjar menggunakan bus umum Primajasa jurusan Singaparna, Tasikmalaya.
Keluarga menyebutkan, kabar terakhir yang diterima menyatakan bahwa keduanya sempat tiba di Terminal Singaparna pada hari keberangkatan.
Namun hingga laporan dibuat, Ana dan Ani belum sampai ke Pondok Pesantren Darul Huda Banjar dan keberadaan mereka belum diketahui.
Sebelum berangkat, kedua santri tersebut diketahui sempat mengeluhkan rasa lelah setelah mengikuti ujian pondok kepada teman-temannya. Hal itu kini menjadi salah satu informasi yang turut diperhatikan pihak keluarga dan kepolisian dalam proses pencarian.
Adapun ciri-ciri kedua remaja tersebut yakni berkulit sawo matang, berambut panjang bergelombang, dan bermata bulat.Ana Rahma Farihan memiliki tinggi badan sekitar 160 sentimeter.
Saat terakhir terlihat, ia mengenakan gamis hitam, kerudung hitam, dan sepatu putih.Sementara Ani Rahmi Syaidah memiliki tinggi badan sekitar 165 sentimeter.
Ia terakhir terlihat mengenakan kemeja putih, celana putih, kerudung putih, serta sandal putih.Pihak keluarga berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan kedua santri tersebut agar segera melapor kepada keluarga maupun pihak kepolisian terdekat.
Baca Juga : Pangdam Siliwangi dan MUI Gelar Baksos di Tasikmalaya
Masyarakat yang memiliki informasi dapat menghubungi keluarga melalui nomor 081320660887 atau menghubungi Polsek Bayongbong di nomor 0262-233181.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk turut membantu penyebaran informasi ini agar kedua remaja tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.(ES)
