BerandaBerita CiamisKelompok Tani Manunggal Sukses Budidaya Gurame dalam Galon Bekas

Kelompok Tani Manunggal Sukses Budidaya Gurame dalam Galon Bekas

lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Inovasi sederhana namun bernilai ekonomi tinggi berhasil Kelompok Tani Manunggal yang dikembangkan oleh Yudi atau yang akrab disapa Lex’sdon, Ketua RT 005/RW 029 Lingkungan Karang, Kelurahan Ciamis.

Dari kreativitasnya, galon bekas yang biasanya hanya digunakan sebagai tempat penampungan air, kini disulap menjadi media budidaya ikan gurame rumahan yang produktif dan menghasilkan keuntungan tambahan.

Kegiatan budidaya tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena dinilai unik, hemat tempat, serta cocok diterapkan di lingkungan permukiman padat. Puluhan galon tampak berjajar rapi di halaman rumah Lex’sdon dan digunakan sebagai wadah pembesaran ikan gurame dengan metode sederhana namun efektif.

Menurut Lex’sdon, ide budidaya gurame dalam galon awalnya muncul hanya untuk mengisi waktu luang dan menghilangkan rasa jenuh. Namun seiring berjalannya waktu, kegiatan tersebut berkembang menjadi usaha rumahan yang memberikan manfaat ekonomi bagi keluarganya.

“Awalnya hanya iseng untuk mengisi waktu dan mengurangi rasa bosan. Tapi lama-kelamaan hasilnya lumayan dan bisa menjadi tambahan penghasilan,” ujar Lex’sdon saat ditemui di kediamannya. Kamis, (7/5/2026).

Sebagai Ketua RT sekaligus penggerak di lingkungan masyarakat, Lex’sdon dikenal aktif mendorong warganya agar lebih produktif dan kreatif. Ia kerap mengajak masyarakat memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah untuk kegiatan bernilai ekonomi, mulai dari pertanian sederhana, kerajinan tangan, hingga budidaya ikan air tawar.

Metode budidaya gurame menggunakan galon bekas ini dinilai memiliki banyak keunggulan. Selain hemat biaya dan tidak membutuhkan lahan luas, sistem tersebut juga memudahkan proses perawatan serta pengontrolan kualitas air. Kondisi itu membuat banyak warga mulai tertarik mengikuti langkah yang dilakukan Lex’sdon sebagai peluang usaha mandiri dari rumah.

BACA JUGA: Krisis Air Sawah Belum Teratasi, DPRD Desak Pemerintah

Keberhasilan budidaya gurame dalam galon ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan pemanfaatan barang bekas mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Inovasi sederhana tersebut sekaligus menjadi inspirasi pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan yang dapat diterapkan di tingkat RT, kelurahan hingga desa.

Dengan adanya kegiatan positif seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk menciptakan usaha kreatif, mandiri, dan ramah lingkungan guna meningkatkan perekonomian keluarga. (DN)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments