lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Kunjungan kerja (kunker) Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, mendapat sambutan positif dan antusias dari masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah desa dalam mendekatkan diri sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung di lapangan.
Desa Mekarjaya sendiri memiliki jumlah penduduk sebanyak 3.930 jiwa, terdiri dari 1.963 laki-laki dan 1.967 perempuan, dengan luas wilayah sekitar 397,2 hektare. Wilayah ini terbagi dalam 7 Rukun Warga (RW) yang menjadi titik pelaksanaan kunjungan kerja pemerintah desa.
Kepala Desa Mekarjaya, Elan Kuswaya, menyampaikan bahwa masyarakat di seluruh RW menunjukkan antusiasme tinggi atas kehadiran pemerintah desa. Kegiatan yang diawali dengan silaturahmi, dilanjutkan dialog terbuka bersama warga, dinilai sangat efektif dalam membangun komunikasi dua arah. Rabu (15/4/2026).
Warga bahkan mengusulkan agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin, minimal satu kali dalam setahun atau maksimal setiap enam bulan sekali, karena dinilai memberikan dampak positif bagi keterbukaan informasi dan kedekatan antara pemerintah desa dan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah desa juga menyampaikan berbagai program dan penggunaan anggaran, khususnya APBDes tahun berjalan. Hal ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami proses pembangunan dan kebijakan desa.
Hasilnya, masyarakat menilai Pemerintah Desa Mekarjaya sudah cukup transparan dalam pengelolaan anggaran. Edukasi yang diberikan secara langsung membuat warga lebih memahami mekanisme program desa dan kebijakan pemerintah.
Meski mendapat apresiasi, masyarakat juga menyampaikan sejumlah aspirasi penting. Secara garis besar, beberapa hal yang menjadi perhatian warga antara lain:
Pemerataan bantuan sosial, seperti PKH dan BPNT, yang dinilai masih belum tepat sasaran.
Perbaikan infrastruktur jalan, terutama jalan desa yang masih rusak.
Keadilan dalam distribusi program pemerintah, agar tidak terjadi ketimpangan di masyarakat.
Warga berharap pemerintah desa dapat turut mengawal program bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah agar lebih tepat sasaran.
Dalam pelaksanaan kunker, pemerintah desa memanfaatkan anggaran operasional desa (BOP)Tahun 2026 untuk kegiatan silaturahmi dan dialog warga. Selain itu, setiap RW juga mendapatkan dukungan kegiatan.
Untuk meningkatkan partisipasi, pemerintah desa memberikan apresiasi kepada warga yang aktif berdiskusi dan memberikan masukan. Hal ini terbukti mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa.
Pemerintah Desa Mekarjaya berharap kegiatan kunker ini menjadi agenda rutin sebagai sarana menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi bersama. Ke depan, pemerintah desa ingin:
Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat
Menyelesaikan permasalahan secara musyawarah
Menjadikan masyarakat sebagai bagian dari solusi pembangunan desa
Kepala Desa Elan Kuswaya menegaskan bahwa kehadiran pemerintah desa di tengah masyarakat bukan hanya untuk mendengar, tetapi juga untuk memastikan setiap permasalahan dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai aturan dan kemampuan anggaran.
Dengan adanya kunjungan kerja ini, Pemerintah Desa Mekarjaya menunjukkan komitmennya dalam membangun pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Antusiasme warga menjadi bukti bahwa pendekatan langsung ke lapangan sangat efektif dalam menciptakan kepercayaan publik,” pungkasnya.(𝙀𝙎)
