lintaspasundan.com. BERITA CIAMIS. Suasana tenang di kawasan Leuwi Dukuh, Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis, mendadak berubah menjadi geger setelah warga menemukan sesosok jasad pria mengambang di aliran Sungai Citanduy, Kabupaten Ciamis, Sabtu (11/4/2026) siang.
Penemuan tersebut bukan hanya mengundang kerumunan, tetapi juga menyisakan misteri yang sempat membuat warga bertanya-tanya identitas mayat tersebut.
Peristiwa bermula sekitar pukul 12.46 WIB. Seorang warga yang tengah beraktivitas di sekitar sungai melihat benda mencurigakan mengapung. Setelah didekati, ternyata itu adalah tubuh seorang pria dalam kondisi tak bernyawa.
Temuan tersebut langsung dilaporkan ke aparat setempat. Dalam waktu singkat, lokasi penemuan dipadati warga yang penasaran. Sebagian mencoba melihat dari jarak dekat, sementara lainnya hanya menyaksikan dari tepi sungai, membicarakan kemungkinan yang terjadi.
Petugas dari BPBD Kabupaten Ciamis bersama unsur kepolisian, PMI, relawan, dan warga sekitar segera melakukan evakuasi.
Proses pengangkatan jasad berlangsung cukup dramatis, mengingat posisi tubuh berada di aliran sungai. Dengan peralatan seadanya, petugas berjibaku mengevakuasi korban ke daratan.
Setelah berhasil diangkat, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Ciamis untuk penanganan lebih lanjut sekaligus proses identifikasi. Saat itu, korban belum diketahui identitasnya, sehingga memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Kapolsek Ciamis, Kompol Alan Dahlan, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
“Begitu ada laporan, kami bersama tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan awal,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Ia menambahkan, pihak kepolisian juga langsung melakukan langkah-langkah awal penyelidikan sambil menunggu proses identifikasi korban di rumah sakit.
Di tengah upaya tersebut, titik terang akhirnya muncul. Sejumlah anggota keluarga mendatangi RSUD Ciamis setelah mendapatkan informasi adanya penemuan jasad pria di Sungai Citanduy.
Kedatangan mereka untuk memastikan apakah jasad tersebut merupakan anggota keluarga yang mereka cari.
Setelah dilakukan pencocokan, identitas korban akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Eliyana (44), warga Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
“Iya, pihak keluarga datang ke RSUD untuk memastikan. Setelah dicek, benar korban merupakan warga Kota Tasikmalaya,” jelas Alan.
Usai identitas dipastikan, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya Kota untuk penanganan lebih lanjut, mengingat korban berasal dari wilayah tersebut.
“Untuk proses penyelidikan lebih lanjut akan ditangani oleh Polres Tasikmalaya Kota. Kami sudah lakukan koordinasi,” tambahnya.
Sementara itu, jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Meski identitas telah terungkap, penyebab pasti kematian korban hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Penemuan ini pun menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat—apakah korban mengalami kecelakaan, atau ada hal lain di balik peristiwa tersebut? Polisi masih terus mendalami untuk mengungkap fakta sebenarnya. (NS)
