lintaspasundan.com. BERITA CIAMIS. Komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat kembali ditunjukkan melalui inovasi layanan administrasi kependudukan (adminduk).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, mengikuti Lomba Inovasi Daerah yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Selasa (14/04/2026).
Ajang tersebut diikuti oleh berbagai perangkat daerah, masyarakat umum, hingga akademisi yang mempresentasikan inovasi unggulan di bidang pelayanan publik.
Menariknya, Yayan menjadi satu-satunya kepala dinas yang tampil langsung sebagai peserta, sementara mayoritas peserta lainnya berasal dari kalangan staf, camat, lurah, mahasiswa, dan masyarakat.
PASTI MANIS dan Super Des/Kel Jadi Andalan Inovasi Pelayanan Publik
Dalam kompetisi tersebut, Disdukcapil Ciamis mengusung inovasi PASTI MANIS (Pelayanan Adminduk Sinergis, Terintegrasi Disdukcapil, Kominfo, Pemdes, dan Dinsos) yang diperkuat dengan program unggulan Super Des/Kel (Sistem Pelayanan Terintegrasi Desa/Kelurahan).
Inovasi ini merupakan proyek perubahan yang digagas Yayan saat mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) II di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Jatinangor.
“Melalui program Super Des/Kel, kami ingin memastikan layanan adminduk yang cepat, mudah, gratis, dan transparan benar-benar hadir hingga tingkat desa dan kelurahan,” ujar Yayan saat ditemui di kantornya. Selasa (14/04/2026)
Berangkat dari Keluhan Masyarakat, Lahir Solusi Layanan Dekat dan Gratis
Yayan menjelaskan, inovasi ini mulai dirancang sejak Juni 2025, berangkat dari keluhan masyarakat yang menganggap pengurusan dokumen kependudukan masih ribet, jauh, dan memakan biaya.
“Program ini juga menjadi bagian dari proyek perubahan dalam Diklat PIM II, dengan tujuan utama mengurangi antrean, memangkas jarak layanan, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap dokumen kependudukan,” jelasnya.

Yayan mengungkapkan uji coba pertama Super Des/Kel dilaksanakan di Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti pada 7 Juli 2025. Hasilnya, masyarakat dapat langsung mengurus berbagai dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, hingga Surat Pindah Domisili secara gratis di tingkat desa.
“Kami ingin mematahkan anggapan bahwa mengurus adminduk itu mahal dan sulit. Di sini semuanya gratis dan bisa dilakukan dekat dari rumah,” tegasnya.
Terintegrasi Digital dan Libatkan Banyak OPD
Dikatakan Yayan Super Des/Kel tidak hanya mengandalkan digitalisasi layanan, tetapi juga mengintegrasikan sistem data kependudukan secara daring, pemrosesan dokumen secara real-time, serta kolaborasi lintas perangkat daerah.
Program ini melibatkan Dinas Kominfo, Dinas Sosial, hingga pemerintah desa dan kelurahan, termasuk dalam hal pemeliharaan jaringan dan sistem layanan.
“Transformasi digital bukan hanya soal kecepatan, tapi juga memastikan keadilan akses bagi masyarakat, termasuk di wilayah pelosok,” tambah Yayan.
Hingga Maret 2026, sebanyak 184 desa dan kelurahan dari total 265 telah mengimplementasikan sistem Super Des/Kel.
“Sisanya sebanyak 81 desa masih dalam proses penguatan, terutama terkait keterbatasan SDM, jaringan, dan peralatan,” tuturnya.
Adapun jumlah dokumen kependudukan yang telah diproses melalui sistem ini mencapai 5.538 dokumen.
Dari total 20 jenis layanan adminduk, sebanyak 19 layanan sudah dapat diakses melalui Super Des/Kel. Satu layanan yang belum dapat dilakukan adalah perekaman biometrik, karena keterbatasan akses dan perangkat di lapangan.
Baca Juga : Tak Hanya Konsolidasi PDIP Ciamis Mulai Bergerak Ke Rakyat
Didukung Penuh Kepala Daerah, Diperkuat Regulasi
Yayan menambahkan keberhasilan inovasi juga tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kebijakan dan penganggaran, serta penerbitan tiga regulasi penting. SK tentang inovasi PASTI MANIS, SK penetapan admin/operator pelayanan dan SK pemberian penghargaan bagi desa yang mencapai target layanan
“Program ini juga sejalan dengan visi Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yaitu Ciamis Maju dan Berkelanjutan,” imbuhnya.
Yayan menegaskan, keikutsertaan dalam lomba inovasi daerah bukan semata mengejar juara, tetapi sebagai bentuk komitmen Disdukcapil dalam terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Motivasi utama kami adalah bagaimana masyarakat semakin mudah, cepat, dan responsif dalam mengurus dokumen kependudukan, sehingga tidak ada lagi yang enggan mengurus adminduk,” pungkasnya. (NS)
