lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diperkuat melalui lima program unggulan, yakni Ciamis Cerdas, Ciamis Sehat, Ciamis Peduli, Ciamis Sejahtera, dan Ciamis Agamis.
Dari kelima program tersebut, Ciamis Sehat menjadi salah satu yang paling dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Program ini berfokus pada bantuan pembiayaan kesehatan bagi warga kurang mampu, terutama pasien yang mengalami kesulitan melunasi biaya pengobatan di rumah sakit.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, M.B.A., menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi prioritas utama karena sifatnya yang mendesak dan tidak dapat ditunda.
“Ketika seseorang sakit, itu tidak bisa menunggu. Karena itu, melalui program Ciamis Sehat, kami memastikan bantuan dapat segera diberikan kepada yang membutuhkan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
BAZNAS Ciamis telah menjalin kerja sama dengan berbagai rumah sakit, termasuk RSUD Cianis untuk membantu pasien yang hendak pulang namun terkendala biaya. Bantuan diberikan kepada pasien yang benar-benar tidak mampu dan dilengkapi surat keterangan tidak mampu dari pemerintah desa.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS menerapkan skema kolaborasi pembiayaan dengan berbagai pihak. Sinergi dilakukan bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di rumah sakit, UPZ desa, hingga dukungan dari pihak rumah sakit itu sendiri.
“Kami berbagi beban biaya. Sebagian dari UPZ rumah sakit, sebagian dari BAZNAS, bahkan desa juga ikut membantu jika memiliki dana. Dengan pola gotong royong ini, alhamdulillah hampir tidak ada pasien yang tertahan di rumah sakit,” jelasnya.
BAZNAS juga mengalokasikan bantuan kesehatan untuk seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Ciamis. Dari total 265 desa/kelurahan, masing-masing mendapatkan alokasi untuk dua hingga tiga kasus setiap tahun, meskipun dalam praktiknya kebutuhan sering kali melebihi rencana.
Selain bantuan langsung, BAZNAS turut menggelar kegiatan sosial di bidang kesehatan, seperti operasi katarak gratis hasil kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan pelaku usaha. Dalam satu kegiatan, hingga 100 pasien dapat memperoleh layanan medis tanpa biaya.
Tidak hanya itu, sinergi juga dilakukan dengan Dinas Sosial dan sektor perumahan untuk membantu masyarakat miskin ekstrem, termasuk pembangunan rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan.
Terkait besaran bantuan, BAZNAS tidak menetapkan batas nominal yang kaku. Bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan riil pasien, dengan kisaran rata-rata antara Rp1,5 juta hingga Rp5 juta, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah untuk kasus tertentu.
Sepanjang tahun 2025, program Ciamis Sehat mencatat capaian signifikan. Sebanyak 8.043 warga menerima manfaat, jauh melampaui target awal sebanyak 3.300 penerima, dengan total penyaluran mencapai Rp3,38 miliar.
Peningkatan tersebut tidak lepas dari tingginya partisipasi masyarakat dalam berzakat, infak, dan sedekah, termasuk pada momentum Ramadan yang mampu menghimpun dana hingga ratusan juta rupiah.
BAZNAS Ciamis pun optimistis program-program prioritas di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan akan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
BACA JUGA: Sekda Ciamis Dorong Kolaborasi dan Pemanfaatan Teknologi
“Manfaat zakat itu nyata. Saat kita sehat mungkin tidak terasa, tetapi ketika dalam kondisi sulit, dana zakat sangat membantu. Mari kita biasakan berinfak, walaupun kecil,” ajak Lili.
Dengan kolaborasi yang terus diperkuat dan dukungan masyarakat, program Ciamis Sehat diharapkan semakin memberikan dampak luas serta menjadi solusi nyata bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan. (ES)
Program Ciamis Sehat BAZNAS Ciamis Bantu Warga Kurang Mampu
RELATED ARTICLES
