lintaspasundan.com, BERITA PANGANDARAN.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran terus memperkuat transformasi digital hingga ke tingkat desa melalui program kunjungan kerja (kunker) yang difokuskan pada pendampingan langsung. Senin, (4/5/2026).
Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus meningkatkan kapasitas perangkat desa di era digital.
Dalam pelaksanaannya, Diskominfo Pangandaran menitikberatkan pada sejumlah aspek penting yang dinilai mampu mempercepat kemajuan desa. Salah satunya adalah optimalisasi media sosial sebagai sarana branding desa dan promosi potensi lokal. Melalui pendekatan ini, desa didorong untuk lebih aktif memperkenalkan produk unggulan, pariwisata, hingga kegiatan masyarakat kepada publik yang lebih luas.
Selain itu, penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) juga menjadi fokus utama. Inovasi ini dinilai mampu mempercepat proses administrasi desa sekaligus meningkatkan keamanan dokumen resmi. Tidak hanya itu, perangkat desa juga diberikan pelatihan live streaming guna mendukung publikasi kegiatan secara real-time, sehingga transparansi dan keterbukaan informasi dapat semakin meningkat.
Pemanfaatan domain resmi desa.id turut menjadi perhatian penting dalam program ini. Diskominfo memastikan setiap desa memiliki pusat informasi digital yang kredibel, legal, dan mudah diakses masyarakat. Dengan demikian, website desa dapat berfungsi optimal sebagai sarana pelayanan informasi publik.
Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, menegaskan bahwa program ini dilaksanakan dengan semangat gotong royong dan efisiensi anggaran. Ia berharap, melalui pendampingan berkelanjutan ini, perangkat desa semakin melek teknologi dan mampu mengelola sistem digital secara mandiri.
BACA JUGA: Bupati Ciamis Terima Kunjungan Bahas Pengelolaan Sampah
“Program ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang peningkatan kapasitas sumber daya manusia di desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Program digitalisasi desa ini akan terus berlanjut dan menyasar lebih banyak desa di Kabupaten Pangandaran. Dengan implementasi yang konsisten, diharapkan Pangandaran dapat melesat sebagai daerah yang unggul dalam penerapan SPBE hingga ke tingkat desa, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang modern, transparan, dan efisien. (ES)
Diskominfo Pangandaran Fokus Digitalisasi Desa
RELATED ARTICLES
