Lintaspasundan.com. BERITA CIAMIS. Tokoh agama KH Fadli Yani Ainusyamsi mengajak masyarakat Ciamis untuk introspeksi diri dan memperbaiki mentalitas sosial dalam kehidupan sehari-hari, Jumat (17/4/2026).
Ang Icep menegaskan bahwa perubahan besar harus dimulai dari diri sendiri. Ia mengingatkan bahwa berbagai persoalan sosial yang terjadi saat ini tidak terlepas dari kebiasaan kecil yang kerap dianggap sepele, namun berdampak besar dalam jangka panjang.
“Perubahan besar harus dimulai dari hal-hal kecil, dari diri sendiri. Jangan menunggu orang lain berubah lebih dulu,” ujarnya.
Ia juga mengutip firman Allah dalam QS. Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa perubahan suatu kaum bergantung pada upaya mereka dalam mengubah diri sendiri.
Dalam kesempatan tersebut, Ang Icep menyoroti sejumlah kebiasaan yang masih menjadi kelemahan di tengah masyarakat. Di antaranya adalah kurangnya kebiasaan mengucapkan terima kasih dan maaf, rendahnya disiplin serta etos kerja, hingga budaya ABS (Asal Bapak Senang).
Selain itu, ia juga menyinggung masih adanya mentalitas feodal dalam interaksi sosial, rendahnya rasa percaya diri, kurangnya kepedulian terhadap lingkungan, serta kebiasaan mengeluh. Sikap tidak amanah, cenderung pasif, dan gemar bergosip juga menjadi perhatian dalam khutbah tersebut.
Menurutnya, Islam mengajarkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang maju dan bermartabat.
“Jika nilai-nilai ini benar-benar diterapkan, maka masyarakat akan menjadi lebih kuat, harmonis, dan berintegritas,” tegasnya.
Ang Icep juga mengingatkan bahwa keharmonisan sosial tidak boleh hanya bersifat semu. Kehidupan bermasyarakat yang baik harus dilandasi kejujuran dan tanggung jawab yang nyata.
Baca Juga : Perumdam Bank Galuh Ciamis Mendapat Penghargaan The Best Regional Dari Info Bank Media Group
Melalui pesan tersebut Ang Icep berharap umat Islam semakin sadar akan pentingnya memperbaiki diri, baik secara spiritual maupun sosial.
Ia mengajak masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah tersebut meliputi peningkatan disiplin, menjaga amanah, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.
Pesan tersebut dinilai relevan dengan kondisi sosial saat ini, sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus berbenah demi mewujudkan kehidupan yang lebih harmonis, jujur, dan berintegritas. (ES)
