BerandaBerita CiamisDinsos Ciamis Gerak Cepat Bantu Siswi Korban Perundungan

Dinsos Ciamis Gerak Cepat Bantu Siswi Korban Perundungan

lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Sosial (Dinsos) menunjukkan respons cepat dalam menangani kasus perundungan yang menimpa NV, seorang siswi Madrasah Tsanawiyah yang mengalami depresi mental diduga akibat bullying di lingkungan sekolah.

Sebagai bentuk kepedulian, Dinsos Ciamis menyalurkan bantuan langsung kepada keluarga korban. Bantuan tersebut meliputi paket sembako serta perlengkapan sekolah, termasuk seragam baru, guna mendukung kebutuhan pendidikan NV selama masa pemulihan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyad, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial, khususnya bagi anak yang mengalami tekanan psikologis.

“Kami hadir untuk memastikan korban mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta memberikan semangat bagi NV agar segera pulih dan kembali melanjutkan pendidikannya,” ujar Ihsan.

Tidak hanya bantuan material, Dinsos juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memberikan pendampingan psikososial kepada korban. Upaya ini dinilai penting guna membantu proses pemulihan mental NV secara menyeluruh setelah mengalami tekanan akibat perundungan.

Pihak keluarga menyambut baik perhatian yang diberikan pemerintah. Orang tua NV mengaku terharu dan berterima kasih atas bantuan yang telah diterima.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian pemerintah. Semoga anak kami bisa segera pulih dan kembali seperti sediakala,” ungkap ayah NV.

Kasus ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, sekaligus pengingat pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik perundungan.

BACA JUGA: PASTI MANIS Disdukcapil Ciamis Permudah Layanan Adminduk hingga Tingkat Desa

Pemerintah Kabupaten Ciamis pun mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis anak. Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kekerasan atau perundungan agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Dengan langkah responsif ini, diharapkan kasus serupa tidak terulang dan setiap anak dapat tumbuh serta belajar dalam lingkungan yang sehat dan suportif. (DN)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments