lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Pendopo Ciamis. Sabtu, (2/5/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga pendidik, mahasiswa, serta masyarakat.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan bahwa momentum Hari Otonomi Daerah yang diperingati setiap 26 April harus dimaknai sebagai penguatan peran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang optimal.
Menurutnya, kebijakan otonomi daerah membuka ruang luas bagi pemerintah daerah untuk berinovasi sekaligus mengembangkan potensi lokal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah daerah menjadi garda terdepan dalam percepatan pelayanan publik. Otonomi memberi peluang untuk menggali dan mengelola potensi daerah secara maksimal,” ujarnya.
Namun, Herdiat mengingatkan bahwa implementasi otonomi daerah harus tetap berorientasi pada tanggung jawab, efektivitas, dan efisiensi anggaran.
Ia menekankan agar seluruh perangkat daerah menghindari kegiatan yang bersifat seremonial tanpa dampak nyata.
“Setiap program harus memberi manfaat langsung. Hentikan pemborosan anggaran dan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Pada momentum Hardiknas, Herdiat menyoroti pentingnya sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
Ia menegaskan bahwa peringatan ini tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin, tetapi harus dimaknai sebagai refleksi bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia juga mengingatkan nilai-nilai perjuangan Ki Hajar Dewantara yang dinilai tetap relevan dalam membentuk karakter generasi masa depan.
“Pendidikan adalah proses membentuk manusia seutuhnya, yang beriman, berakhlak, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab,” katanya.
Herdiat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada pada tenaga pendidik, tetapi juga membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Secara khusus, ia juga meminta para guru untuk lebih memperhatikan perilaku siswa, terutama dalam mencegah perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
“Peran guru bukan hanya mengajar, tetapi membimbing karakter siswa. Pencegahan bullying harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.
BACA JUGA: Dinas Pertanian Ciamis Pimpin Penanaman Perdana Sorgum
Di akhir amanatnya, Herdiat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk TNI, Polri, ASN, akademisi, dan mahasiswa.
Ia berharap semangat otonomi daerah dan pendidikan dapat terus menjadi penggerak kemajuan Kabupaten Ciamis serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. (DN)
Hardiknas 2026, Herdiat Soroti Pendidikan Karakter dan Pencegahan Bullying
RELATED ARTICLES
