lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 42 warga di Kabupaten Ciamis menerima bantuan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di aula Dinsos sebagai upaya peningkatan kesejahteraan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut disalurkan berdasarkan usulan dari Dinas Sosial Kabupaten Ciamis dan telah melalui proses verifikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Perwakilan Sentra Phalamarta Sukabumi, Sarmauli Tamba, S.E., menjelaskan bahwa penerima bantuan diprioritaskan bagi masyarakat yang berada pada kategori desil 1 hingga 5, yaitu kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
“Setelah diusulkan oleh Dinas Sosial, kami melakukan pengecekan DTSEN. Penerima yang masuk dalam desil 1 sampai 5 dapat difasilitasi. Sementara untuk desil 6 hingga 10, untuk sementara belum bisa kami bantu,” ujarnya. Kamis, (30/4/2026).
Ia menambahkan, masyarakat yang sebenarnya membutuhkan namun masih berada pada desil 6 hingga 10 tetap memiliki peluang mendapatkan bantuan, dengan syarat dilakukan pembaruan atau perubahan data desil sesuai kondisi riil di lapangan. Proses ini diharapkan dapat dibantu oleh para pilar sosial di tingkat daerah.
Adapun jenis bantuan yang disalurkan cukup beragam, meliputi alat bantu disabilitas seperti kaki dan tangan palsu, alat bantu dengar, kursi roda, hingga bantuan kewirausahaan, pemenuhan kebutuhan hidup layak, nutrisi, serta perlengkapan tidur.
Dari total 42 penerima yang telah terdata, sebanyak 34 orang telah menerima bantuan secara langsung, sementara 8 orang lainnya masih dalam proses penyaluran.
Salah satu penerima bantuan alat bantu dengar, Bapak Saleh, mengungkapkan rasa syukurnya. Sebelumnya, ia mengaku mengalami gangguan pendengaran yang membuatnya hanya mampu menangkap suara dengungan.
“Sekarang saya sudah bisa mendengar dengan lebih jelas. Alhamdulillah, sangat terbantu,” tuturnya haru.
Hal serupa dirasakan penerima bantuan kaki palsu yang kini dapat kembali beraktivitas. Bantuan tersebut menggantikan alat sebelumnya yang telah rusak.
Untuk tahun 2026, jumlah usulan bantuan dari Kabupaten Ciamis mencapai hampir 100 orang. Namun, setelah melalui proses seleksi berdasarkan desil, hanya 42 orang yang memenuhi kriteria penerima.
Sarmawitamba menegaskan bahwa jumlah penerima bantuan setiap tahun bersifat dinamis, tergantung pada usulan wilayah kerja serta ketersediaan anggaran. Sentra Palamarta sendiri membawahi 12 wilayah kerja yang harus berbagi alokasi anggaran secara proporsional.
Meski demikian, Kabupaten Ciamis dinilai sebagai salah satu daerah yang aktif dalam mengajukan usulan bantuan sosial. Hal ini tidak terlepas dari peran Dinas Sosial setempat yang proaktif dalam menjalin komunikasi dan koordinasi.
“Dinas Sosial Kabupaten Ciamis sangat responsif, terutama dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Termasuk untuk bantuan alat seperti kaki palsu dan alat bantu dengar, yang memerlukan proses pengukuran terlebih dahulu sebelum disalurkan,” jelasnya.
BACA JUGA: Dinsos Ciamis Gerak Cepat Bantu Siswi Korban Perundungan
Dalam pelaksanaannya, pihak penyelenggara juga bekerja sama dengan penyedia alat (vendor) untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai kebutuhan penerima. Proses pengukuran dilakukan sebelum alat diserahkan agar dapat digunakan secara optimal.
Program ATENSI diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan yang membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah. (𝙀𝙎)
Warga Ciamis Terima Bantuan ATENSI, Prioritaskan Desil 1–5
RELATED ARTICLES
