lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- Pengajian bulanan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, kembali digelar, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan tasyakuran HUT ke-81 Republik Indonesia.
Pengajian berlangsung di Pondok Pesantren Daarul Falah, Ciaren, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
Acara menghadirkan KH Moch Ridwan sebagai mubalig. Tausiyah yang disampaikan diharapkan memperkuat nilai keagamaan dan keteladanan Rasulullah SAW.
Kegiatan mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Mewujudkan Persatuan, Persaudaraan dan Kemajuan Bangsa.”
Antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya jamaah yang hadir. Warga dari sembilan desa tercatat mengikuti pengajian tersebut.
Berdasarkan data panitia, jamaah dari Desa Saguling tercatat sebanyak 176 orang, Mekarjaya 163 orang, dan Jelat 118 orang.
Kemudian Karangampel sebanyak 183 orang, Petirhilir 179 orang, Pusakanagara 215 orang, serta Baregbeg sebanyak 225 orang.
Sementara itu, jamaah dari Desa Sukamulya tercatat 88 orang dan Sukamaju menjadi yang terbanyak dengan 382 orang.
Camat Baregbeg Eka Yudha Katresna, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Apresiasi juga disampaikan kepada panitia, pimpinan Pondok Pesantren Daarul Falah, tokoh agama, serta masyarakat yang ikut berpartisipasi.
Menurutnya, kebersamaan seluruh unsur tersebut membuat pengajian berlangsung lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan.
“Pengajian ini bukan hanya sebagai syiar Islam, tetapi juga menjadi wahana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, ulama dan masyarakat,” ujarnya.
Wakil Ketua MUI Kecamatan Baregbeg, KH Wawan Malik Marwan, mengatakan pengajian tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan.
Menurutnya, kegiatan pengajian menjadi sarana mempererat silaturahmi antara ulama, umaro dan masyarakat di wilayah Kecamatan Baregbeg.
“Selain memperkuat nilai keagamaan, pengajian ini juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan memperkokoh persaudaraan,” katanya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.
Keteladanan Rasulullah SAW, kata dia, harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan, persaudaraan dan kepedulian sosial.
Momentum tasyakuran HUT ke-81 Republik Indonesia juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong, persatuan, serta kontribusi positif bagi kemajuan lingkungan dan daerah.
Baca Juga : Azkiya Namira Sabet Dua Gelar di Kejurnas Fespati 2026
Pengajian bulanan Kecamatan Baregbeg ini sekaligus memperkuat hubungan antara ulama, pemerintah dan masyarakat.
Silaturahmi yang terjalin diharapkan semakin kokoh untuk bersama-sama membangun Kecamatan Baregbeg yang religius, harmonis dan penuh kebersamaan. (𝙀𝙎 ).

[…] Baca Juga : Pengajian Bulanan MUI Baregbeg Peringati Maulid Nabi Muhammad S.A.W […]