BerandaUncategorized‎Musda LLI Ciamis 2026, Bupati Ajak Lansia Tetap Berkarya

‎Musda LLI Ciamis 2026, Bupati Ajak Lansia Tetap Berkarya

‎‎Lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Ciamis menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2026 sebagai momentum evaluasi organisasi sekaligus menentukan arah kepengurusan untuk masa bakti 2026-2031.‎‎

Musda LLI Kabupaten Ciamis tahun ini mengusung tema “Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera, Semangat Berkarya adalah Kunci Hidup Bermanfaat.”‎‎

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, Musda LLI tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, pelaksanaan Musda harus menghasilkan dampak nyata bagi organisasi, anggota, maupun masyarakat Kabupaten Ciamis. Kamis(27/8/2026)

‎‎“Alhamdulillah tidak terasa sudah dua kali Musda. Mudah-mudahan pelaksanaan Musda ini tidak hanya acara seremonial, tetapi harus berdampak nyata dan ada manfaatnya, paling tidak untuk organisasi kita, untuk pribadi kita, dan lebih jauh lagi ada manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Ciamis yang kita cintai,” ujar Bupati.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak anggota LLI untuk ikut berperan dalam menyosialisasikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, salah satunya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).‎‎

Ia mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah, terutama di tengah kondisi kemarau panjang yang meningkatkan risiko kebakaran.

‎‎“Pada kesempatan ini mengajak dan mengimbau kepada bapak ibu semua, paling tidak di daerahnya masing-masing dapat membantu menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat untuk tidak membakar sampah,” katanya.‎‎

Menurut Bupati, kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat memicu bencana lain seperti longsor dan banjir.‎‎

“Kalau hutannya habis, insyaallah akan menyusul bencana-bencana lain, baik longsor, banjir, dan bencana lainnya,” ujarnya.‎‎

Selain ancaman karhutla, Bupati menyoroti kondisi kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis. Kemarau panjang membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih.‎‎

“Di Ciamis kemarau sudah cukup lama. Beberapa daerah sudah kekurangan air bersih. Kita lebih dari 50 tangki setiap hari menyuplai air bersih untuk kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.‎‎

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menghemat penggunaan air sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

‎‎Bupati juga menyampaikan sejumlah persoalan sosial yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya stunting dan rumah tidak layak huni (RTLH).‎‎

Ia menyebut angka stunting di Kabupaten Ciamis masih berada di kisaran 24 persen sehingga membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.

‎‎“Angka stunting ini di Ciamis masih cukup tinggi, sekitar 24 persen. Sebetulnya kita sudah membagi tugas, setiap OPD, setiap dinas dan badan diberikan daerah binaan untuk mengawasi dan membantu masyarakat,” jelasnya.

‎‎Sementara untuk persoalan RTLH, Bupati menyebut masih terdapat sekitar 13 ribu rumah tidak layak huni yang telah terdata secara by name by address.‎‎

Menurutnya, penanganan persoalan tersebut menjadi tantangan bagi Pemkab Ciamis di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah.‎‎

Bupati menjelaskan, Kabupaten Ciamis saat ini berada di posisi ke-24 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam kemampuan fiskal. Sementara target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 berada di kisaran Rp376 miliar.

‎‎Namun, sebagian anggaran tersebut telah memiliki peruntukan tertentu sehingga ruang fiskal yang dapat digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan pembangunan relatif terbatas.‎‎

Meski demikian, Bupati mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Ciamis yang dinilainya menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah.‎‎

“Tapi begitu turun ke lapangan ternyata orang Ciamis mempunyai semangat yang luar biasa. Peran serta gotong royong masyarakat Ciamis ini sangat luar biasa,” tuturnya.

‎‎Terkait Musda LLI, Bupati berharap kepengurusan periode 2026-2031 nantinya mampu menjaga marwah organisasi sekaligus membawa LLI Kabupaten Ciamis semakin maju.‎‎

“Siapapun yang terpilih, siapapun yang mendapat amanah harus mampu menjaga marwah organisasi, dapat memajukan dan mengembangkan ke arah yang lebih baik dan lebih maju,” tegasnya.

‎‎Bupati juga berharap tidak terjadi dualisme kepengurusan setelah Musda. Ia meminta seluruh pihak dapat menerima hasil musyawarah dan menjaga soliditas organisasi.‎‎

“Insyaallah siapapun yang terpilih nanti di Ciamis tidak akan pernah ada dualisme. Siapapun yang maju, yang terpilih paling tidak harus dapat merangkul semua sehingga ini tetap solid,” katanya.‎‎

Menurut Bupati, keberadaan LLI juga penting sebagai wadah bagi para lanjut usia untuk tetap aktif, bersilaturahmi, berbagi pengalaman, dan menjalankan berbagai kegiatan positif.‎‎

“Jadikan lembaga ini paling tidak sebagai ajang silaturahmi. Kita ngobrol, bercengkerama. Daripada pusing di rumah, lebih baik bersilaturahmi atau aktif di organisasi supaya ada kegiatan,” ujarnya.‎‎

Sementara itu, Ketua LLI Kabupaten Ciamis periode 2021-2026, Masduki, mengatakan Musda merupakan agenda rutin lima tahunan sekaligus momentum penting untuk mengevaluasi program kerja dan merumuskan kebijakan strategis organisasi ke depan.‎‎

“Musda ini bukan sebentar, agenda rutin organisasi lima tahunan, melainkan momen yang krusial untuk mengevaluasi perjalanan program kerja kita sekaligus merumuskan kebijakan yang strategis ke depan,” kata Masduki.‎‎

Menurutnya, LLI merupakan wadah sosial bagi para lanjut usia untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.‎‎

“Lanjut usia bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan fase kehidupan yang penuh makna, penuh hikmah, dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah Kabupaten Ciamis,” ujarnya.‎‎

Masduki menyebut, peningkatan kesejahteraan lansia menjadi salah satu hal yang perlu menjadi perhatian kepengurusan mendatang. Program tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan di bidang kesehatan, sosial, maupun keagamaan.

‎‎Selain itu, ia mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis serta berbagai pihak lainnya untuk mewujudkan Ciamis yang semakin ramah terhadap lansia.‎‎ Masduki juga mengapresiasi perhatian Bupati Ciamis terhadap para lanjut usia dengan hadir langsung dalam pelaksanaan Musda.‎‎

“Alhamdulillah, wujud Pak Bupati sayang kepada orang tua, ramah lansia, beliau datang pada hari ini. Saya mengucapkan terima kasih karena telah hadir,” tuturnya.‎‎

Musda juga menjadi momentum regenerasi kepengurusan LLI Kabupaten Ciamis.

Baca Juga : Reses di Desa Pamalayan Asep Rahmat Soroti Kekeringan

Masduki berharap kepengurusan baru diisi oleh orang-orang yang solid, amanah, serta memiliki komitmen tinggi untuk melanjutkan estafet organisasi.‎‎

“Yang akan memiliki pengurus baru yang solid, amanah serta memiliki komitmen tinggi untuk melanjutkan estafet perjuangan,” katanya.‎‎

Ia berharap seluruh rangkaian Musda berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa LLI Kabupaten Ciamis semakin maju serta memberikan manfaat nyata bagi para lansia dan masyarakat.‎ (ES/DN)

RELATED ARTICLES

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments