lintaspasundan.com, BERITA.CIAMIS.- Tradisi Bai’at atau Ikrar Prasetia santri baru kembali menjadi momentum sakral di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis pada awal tahun ajaran 2026/2027
Prosesi ini menjadi puncak rangkaian Ta’aruf Santri Darussalam (TASALAM). Bai’at menandai pengukuhan resmi santri baru sebelum memulai kehidupan dan proses belajar di lingkungan pesantren.
Prosesi tersebut menjadi awal komitmen dalam menempuh pendidikan berbasis ilmu, adab, dan akhlak.
Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Dr. H. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag., menegaskan baiat bukan sekadar seremonial. Baiat merupakan ikatan moral dan spiritual yang menjadi fondasi setiap santri.
Melalui bai’at, seluruh santri baru mengikrarkan janji untuk menaati aturan pondok, menghormati kiai dan guru, serta bersungguh-sungguh menuntut ilmu yang bermanfaat dan penuh keberkahan.
“Baiat menjadi bentuk komitmen awal santri untuk menjaga adab, disiplin, serta istiqamah dalam menuntut ilmu. Ini langkah penting sebelum mereka resmi menjadi keluarga besar pesantren,” ujarnya, Minggu (19/7/2026).
Menurut KH. Fadlil Yani, prosesi baiat juga menjadi simbol bahwa santri telah diterima secara resmi sebagai bagian dari Pondok Pesantren Darussalam Ciamis beserta hak dan kewajibannya.Sebelum mengikuti baiat, para santri baru menjalani rangkaian kegiatan Ta’aruf Santri Darussalam atau TASALAM.
Kegiatan ini bertujuan membantu proses adaptasi dengan kehidupan di lingkungan pesantren.Selama masa orientasi, santri memperoleh materi tentang tata tertib pesantren, wawasan keislaman, pembentukan karakter, serta pendidikan kemandirian sebagai bekal selama menempuh pendidikan.
Baca Juga : Azkiya Namira Juara Panahan Unsap Harumkan Ciamis
Santri juga dikenalkan dengan lingkungan pendidikan di kawasan Darussalam, tmsk santri tkt MTs dan MAN juga SMA Plus Darussalam yang menjadi bagian dari subsistem pendidikan terpadu di bawah naungan pesantren.Ia berharap baiat menjadi titik awal lahirnya generasi santri yang berakhlakul karimah, disiplin, berprestasi, dan memiliki semangat belajar yang tinggi dalam menuntut ilmu.
“Dengan baiat ini kami berharap lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, serta siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat,” pungkasnya. (ES)
