lintaspasundan.com, BERITA.CIAMIS.- Kabupaten Ciamis kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Ketua Pengurus Daerah Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kabupaten Ciamis, Dra. Hj. Talbiyah Munadi, S.H., resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Umum PP BKMM Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat periode 2026–2031.
Pelantikan digelar di Auditorium Universitas YARSI, Jakarta, Sabtu, 18 Juli 2026. Prosesi dipimpin langsung Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla.
Pada kesempatan itu, Jusuf Kalla juga melantik Ketua Umum PP BKMM-DMI Pusat, Nora Yosse Novia, beserta jajaran pengurus pusat lainnya.Terpilihnya Hj. Talbiyah menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Ciamis. Selama ini ia dikenal aktif memimpin BKMM Kabupaten Ciamis.
Selain itu, Hj. Talbiyah juga menjabat sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis. Dalam struktur kepengurusan pusat, Hj. Talbiyah dipercaya membawahi empat departemen strategis yang memiliki peran penting dalam pengembangan organisasi.
Empat departemen tersebut meliputi Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga, Pendidikan, Dakwah, serta Hubungan Luar Negeri, Haji, dan Umrah. Hj. Talbiyah mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan. Ia menyadari tanggung jawab yang kini diembannya jauh lebih besar karena berada di tingkat nasional.
“Ini merupakan amanah yang sangat besar karena lingkupnya sudah nasional. Saya akan menjalankannya sebaik mungkin sebagai bentuk pengabdian untuk syiar Islam,” ujarnya. Minggu (19/7/2026).
Ia menjelaskan, penunjukannya bukan melalui proses pencalonan. Keputusan tersebut merupakan hasil penetapan Ketua Umum PP BKMM-DMI bersama tim formatur.
Tim formatur terdiri atas unsur pengurus wilayah dari berbagai daerah di Indonesia yang memberikan kepercayaan kepada dirinya.
“Saya dihubungi langsung oleh Ketua Umum dan dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum. Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar,” katanya.
Ke depan, Hj. Talbiyah akan memprioritaskan penguatan kelembagaan PPBKMM-DMI hingga seluruh provinsi memiliki kepengurusan yang lengkap.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah provinsi yang belum memiliki struktur organisasi secara utuh sehingga perlu segera dibentuk.Ia menambahkan, Jawa Barat telah memiliki kepengurusan BKMM di seluruh kabupaten dan kota. Kondisi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Selain memperkuat organisasi, BKMM-DMI juga akan meningkatkan koordinasi di bidang pendidikan, dakwah, hubungan kelembagaan, serta pembinaan haji dan umrah.
Penguatan kerja sama luar negeri juga menjadi bagian dari program yang akan dijalankan selama masa kepengurusan lima tahun ke depan.
Meski berkegiatan di tingkat pusat, koordinasi organisasi akan banyak dilakukan secara daring sehingga pelaksanaan program tetap berjalan efektif.
Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menegaskan perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas umat melalui majelis taklim.
Menurutnya, majelis taklim harus berkembang menjadi pusat pendidikan, peningkatan keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pemahaman agama dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Dunia tanpa ilmu pengetahuan dan teknologi akan membuat seseorang sulit bersaing. Kehidupan dunia dan akhirat harus berjalan seimbang,” kata Jusuf Kalla.
Baca Juga : Bai”at Santri Baru Darussalam acisna Teguhkan Komitmen Belajar
Jusuf Kalla turut menekankan pentingnya peran ibu sebagai pendidik pertama dalam membentuk akhlak, karakter, dan nilai keagamaan anak sejak usia dini.Bergabungnya Hj. Talbiyah Munadi dalam jajaran pengurus pusat BKMM-DMI diharapkan semakin memperkuat peran majelis taklim di Indonesia.
Kepercayaan tersebut juga menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Ciamis sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam pengembangan dakwah dan pemberdayaan perempuan di tingkat nasional. (ES)
