lintaspasundan.com.BERITA CIAMIS.- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda panahan asal Kabupaten Ciamis. Dalam ajang bergengsi Condong Archery Open 2026, Ciamis Archery Schooling Club katagori U-19 tampil luar biasa dengan memborong sejumlah gelar juara.
Kompetisi ini digelar di Lapangan Sepak Bola Pondok Pesantren Riyadul Ulum Condong pada Minggu (12/05/2026), dan diikuti oleh para pemanah pelajar dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Penampilan gemilang ditunjukkan para atlet Ciamis, khususnya pada kategori U-9 putri. Dalam kategori tersebut, tiga posisi teratas berhasil disapu bersih oleh atlet Ciamis Archery Schooling Club.
Juara 1 diraih oleh Naladhifa Maryam Iqlima (kelas 2 MI Al Mu’minin Ciamis), disusul Arisha Zhafira (kelas 2 MIN 9 Ciamis) di posisi kedua, serta Adiba Nahda Rafanda (kelas 3 SDN 1 Linggasari) di posisi ketiga.
Pelatih tim, Nasirin, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian luar biasa para atlet binaannya.
“Alhamdulillah, hasil yang diraih sangat membanggakan dan bahkan melampaui target. Kami berhasil meraih juara 1 U-18 putri, juara 2 U-15 putra, serta juara 1, 2, dan 3 di kategori U-9 putri,” ujarnya.
Selain podium utama, prestasi juga diraih pada kategori bantalan di berbagai kelompok usia. Atlet Ciamis berhasil meraih juara di kategori U-18 putri, U-18 putra, U-15 putra, U-9 putra, serta U-9 putri.
Tak hanya itu, pada kategori U-18 putri, Aisha Zahra (kelas XI MTsN 1 Ciamis) berhasil meraih juara 1. Sementara itu, di kategori U-15 putra, Al Khalifi Muhammad Azzamy (kelas 6 MI Al Mu’minin) sukses meraih juara 2.
Secara keseluruhan, Ciamis Archery Schooling Club menurunkan 11 atlet yang bertanding di berbagai kategori usia, mulai dari U-9 hingga U-18. Hasil gemilang ini menjadi bukti nyata dari program latihan yang disiplin, terarah, dan berkelanjutan.
Coach Nasirin menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari latihan intensif yang telah dilakukan jauh hari sebelum kompetisi. Program latihan difokuskan pada penguatan teknik dasar, konsistensi bidikan, serta kesiapan mental bertanding.
“Atlet rutin dilatih mulai dari stance (posisi berdiri), nocking (pemasangan anak panah), drawing (menarik busur), anchoring (titik jangkar), hingga release (pelepasan). Kami juga melakukan simulasi pertandingan agar atlet terbiasa dengan tekanan kompetisi,” jelasnya.
Baca Juga : SE Gerakan Indonesia Asri Bupati Ciamis Ajak Warga Jaga Lingkungan
Ia juga menekankan pentingnya mental bertanding, terutama bagi atlet usia dini. Fokus, ketenangan, serta kepercayaan diri menjadi kunci utama dalam meraih hasil terbaik.
“Tips yang selalu kami tekankan adalah menjaga fokus pada target, tidak terburu-buru, serta mengatur ritme napas. Yang terpenting, atlet harus percaya diri dan menikmati setiap proses pertandingan,” tambahnya.
Keikutsertaan dalam turnamen ini tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga bagian dari pembinaan jangka panjang. Dengan hasil ini, Ciamis Archery Schooling Club semakin optimis dapat melahirkan atlet panahan potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. (ES)
