BerandaBerita CiamisDinkes Ciamis: Belum Ada Kasus Campak Terkonfirmasi

Dinkes Ciamis: Belum Ada Kasus Campak Terkonfirmasi

lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis memastikan wilayahnya masih bebas dari kasus campak hingga awal April 2026. Meski demikian, petugas kesehatan telah menemukan sejumlah kasus suspek di lapangan yang saat ini masih dalam pemantauan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ciamis, Edis Herdis, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun kasus campak yang terkonfirmasi secara laboratorium di Kabupaten Ciamis.

“Temuan suspek memang ada, tetapi untuk kasus campak belum ditemukan di Ciamis. Ini menjadi indikator bahwa program pencegahan yang dijalankan cukup berhasil,” ujarnya. Selasa, (7/4/2026).

Edis menjelaskan, campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat mudah menular. Gejala umumnya meliputi demam tinggi, mata merah dan berair, batuk, serta munculnya ruam atau bintik merah pada kulit.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala tersebut, terutama pada anak-anak, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami tanda-tanda yang mengarah pada campak.

Dalam upaya menjaga status bebas campak, Dinkes Ciamis terus memperkuat koordinasi antar fasilitas layanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan deteksi dini dan penanganan cepat jika ditemukan kasus.

Selain itu, imunisasi campak tetap menjadi strategi utama dalam pencegahan. Program imunisasi dinilai efektif dalam membentuk kekebalan tubuh sekaligus menekan risiko komplikasi serius, bahkan kematian akibat infeksi virus campak.

Dinkes juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta menjaga daya tahan tubuh.

Campak dapat menyebar dengan cepat melalui percikan droplet saat penderita batuk atau bersin. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan dan kondisi kesehatan individu sangat berpengaruh dalam mencegah penularan.

Edis menegaskan pentingnya respons cepat terhadap setiap gejala yang muncul. Deteksi dini menjadi kunci utama agar potensi penyebaran dapat dicegah sejak awal.

BACA JUGA: UPTD PPA Ciamis Segera Dibentuk, Perkuat Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak

“Jika menemukan gejala yang mengarah ke campak, segera periksa ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat,” tegasnya.

Dengan kolaborasi yang solid antara tenaga kesehatan dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Ciamis optimistis dapat mempertahankan status bebas campak, sekaligus mengantisipasi potensi penyebaran di masa mendatang. (𝘿𝙉)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments