lintaspasundan.com. BERITA CIAMIS.,– Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis memastikan seluruh hewan kurban yang disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Ciamis dalam kondisi sehat, layak konsumsi, dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Rabu (27/5/2026).
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, Dr. Anton Wahyu Radityananto, M.Si mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh terhadap hewan kurban sebelum proses penyembelihan dilaksanakan.
“Alhamdulillah tahun ini bisa dikatakan zero PMK. Sebelum penyembelihan, kami melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami stres,” ujarnya.
Menurut Anton, pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan bersama tim dokter hewan, panitia kurban, serta Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikasi guna memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai standar kesehatan dan syariat.
Pemeriksaan dilakukan di sejumlah titik penyembelihan, di antaranya kawasan Masjid Agung Ciamis dan lingkungan Polres Ciamis. Seluruh sapi dan kambing yang diperiksa dinyatakan aman untuk dikonsumsi masyarakat.
“Secara teknis kesehatan tidak ditemukan penyakit yang menjadi momok peternak, khususnya PMK. Semua hewan yang diperiksa dinyatakan sehat dan layak konsumsi,” katanya.
Ia menjelaskan, keberhasilan Kabupaten Ciamis dalam menekan penyebaran PMK merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, petugas lapangan, peternak rakyat, hingga para pedagang hewan ternak.
Pengawasan ketat juga dilakukan terhadap mobilisasi hewan ternak dari luar daerah, terutama dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, guna mencegah penyebaran penyakit hewan menular.
“Prosedurnya hampir seperti karantina. Hewan yang terindikasi PMK langsung ditelusuri asal-usulnya, termasuk kandang dan jalur distribusinya. Bahkan petugas yang menangani ternak juga harus diperhatikan karena manusia bisa menjadi carrier atau pembawa penyebaran penyakit,” jelasnya.
Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, sebanyak 2.990 ekor sapi 2992 ekor domba dan 201 ekor kambing telah menjalani pemeriksaan kesehatan untuk kebutuhan kurban Idul Adha 2026.
Baca Juga : Kapolres Wakili Bupati Ciamis Sambutan Idul Adha 1447 H
Wilayah Kewadanaan Rancah disebut menjadi salah satu daerah penyumbang hewan kurban terbesar di Kabupaten Ciamis.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara intensif agar masyarakat merasa aman saat menerima dan mengonsumsi daging kurban.
Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap kondisi zero PMK dapat terus dipertahankan melalui pengawasan rutin, edukasi kepada peternak, serta penguatan koordinasi lintas instansi dalam pengendalian penyakit hewan menular.(ES)
