BerandaBerita CiamisHaji Wahyu Durian Kujang Berikan Bantuan ke Warga Cimaragas

Haji Wahyu Durian Kujang Berikan Bantuan ke Warga Cimaragas

lintaspriangan.com. CIAMIS. Nama Durian Kujang selama ini identik dengan rasa legit yang menggoda. Namun di balik manisnya buah itu, tersimpan cerita lain yang tak kalah hangat kepedulian sosial sang pemilik usaha, Haji Wahyu kepada warga sekitar.

Jumat pagi (3/4/2026), suasana Dusun Sari Rahayu, Desa Cimaragas, terasa berbeda. Bukan karena keramaian pasar atau hajatan warga, melainkan langkah sederhana seorang pengusaha yang menyapa dari pintu ke pintu.

Tanpa seremoni, tanpa panggung, Haji Wahyu memilih menyusuri gang sempit untuk menyerahkan bantuan langsung kepada warga.

Bukan bantuan seadanya. Paket yang dibagikan berisi kebutuhan pokok yang lengkap, mulai dari beras, gula, susu, hingga bumbu dapur seperti garam dan kecap. Delapan jenis bahan pokok dikemas dalam satu paket, seolah memahami betul kebutuhan dapur rumah tangga.

“Kalau bantu, saya ingin sekalian lengkap. Supaya ibu-ibu di rumah tidak bingung lagi mikirin masak hari ini,” ujar Haji Wahyu di sela kegiatan.

Baginya, usaha bukan sekadar soal untung-rugi. Ia memegang filosofi sederhana, seperti pohon yang berbuah, hasilnya seharusnya bisa dinikmati oleh lingkungan sekitar. Prinsip itulah yang ia terapkan dalam menjalankan bisnis Durian Kujang.

Kehadiran Haji Wahyu ternyata membawa lebih dari sekadar sembako. Warga RT 23 yang menerima bantuan mengaku tersentuh, bahkan ada yang tak kuasa menahan haru. Ibu Dedeh, kader setempat, mengungkapkan bahwa perhatian seperti ini jarang mereka rasakan.

“Ini bukan hanya bantuan, tapi perhatian. Jujur, baru kali ini ada yang datang langsung seperti ini,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Ketua RT setempat, Didin, menilai langkah tersebut sebagai contoh nyata kepedulian pelaku usaha terhadap lingkungan. Ia berharap semakin banyak pihak yang tergerak melakukan hal serupa, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Aksi berbagi ini memang bukan kali pertama dilakukan. Namun bagi warga, setiap kedatangan selalu terasa istimewa. Ada rasa dihargai, didengar, dan tidak dilupakan.

Di tengah hiruk-pikuk dunia usaha yang sering diukur dengan angka dan laba, langkah kecil seperti ini menjadi pengingat: bahwa keberhasilan sejati juga bisa diukur dari seberapa besar manfaat yang dirasakan orang lain.

Lewat paket sembako yang sederhana, Haji Wahyu seakan menyampaikan pesan yang kuat, bahwa kebaikan, sekecil apa pun, selalu punya cara untuk tumbuh dan berbuah. (BS)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments