lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat langkah percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan skrining massal di tingkat desa.
Sebanyak 135 warga Desa Kawungralarang, Kecamatan Rancah, ambil bagian dalam kegiatan skrining TBC yang dilaksanakan pada Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Puskesmas Rancah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dengan dukungan pemerintah kecamatan serta aparatur desa setempat. Skrining dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk menemukan kasus TBC secara cepat, sekaligus menekan potensi penyebaran penyakit di tengah masyarakat.
Camat Rancah, Nia Kurniawan, S.IP, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Ia menegaskan, skrining massal terbukti efektif dalam mengidentifikasi warga yang berisiko maupun yang telah terpapar TBC.
“Melalui kegiatan ini, kami mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan, khususnya melakukan pemeriksaan secara berkala. Penanganan sejak dini akan sangat menentukan keberhasilan pengobatan serta memutus rantai penularan,” ujarnya.

Nia Kurniawan menjelaskan bahwa program skrining TBC ini tidak hanya dilaksanakan di Desa Kawungralarang, melainkan akan menjangkau seluruh desa di Kecamatan Rancah. Secara keseluruhan, kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung di 13 desa dan diperkirakan akan berakhir di Desa Giriharja pada 18 September 2026.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Rancah, Maman Hilman, bersama tim medis melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap peserta. Proses skrining meliputi wawancara gejala hingga pengambilan sampel bagi warga yang terindikasi.
Selain pemeriksaan, masyarakat juga mendapatkan edukasi kesehatan terkait gejala TBC, pola penularan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Maman Hilman menambahkan, kegiatan skrining ini akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari program eliminasi TBC di Kabupaten Ciamis. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menyukseskan program tersebut.
BACA JUGA: BKSWI Ciamis Gelar Pengajian Rutin Peringati Hari Kartini
“Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri dan menerapkan pola hidup sehat menjadi kunci utama dalam keberhasilan upaya eliminasi TBC,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TBC semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat, aman, dan terbebas dari penyakit menular. (𝙀𝙎)
