lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Ciamis. Nasya Edlyne Salamah, guru di MTs Al Fadliliyah Darussalam dan MAN 1 Darussalam Ciamis, berhasil menyelesaikan program pendidikan bahasa Inggris bertaraf internasional di Inggris dan resmi diwisuda sebagai alumni lembaga pendidikan global.
Perempuan yang akrab disapa Ajeng ini mengikuti The International Kingdom Youth Excellence Program (IYEP) yang diselenggarakan oleh Brighton Language College International (BLCI). Lembaga tersebut berbasis di Brighton, sekitar 30 kilometer dari London.
Program ini ditempuh selama enam bulan melalui pembelajaran daring (online) bersama para mentor native speaker dari Inggris, mulai 4 Oktober 2025 hingga 14 April 2026. Selama mengikuti program, Ajeng mendapatkan pelatihan intensif dalam penguasaan bahasa Inggris, sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi internasional.

Pada 25 April 2026, Ajeng bersama peserta dari berbagai negara di Eropa dan Asia termasuk Indonesia, Malaysia, dan Thailand resmi diwisuda oleh BLCI sebagai tanda kelulusan dan pengukuhan sebagai alumni.
Dalam keterangannya, Ajeng menyampaikan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir dari proses belajarnya. “Ini bukan yang terakhir dalam menuntut ilmu. Masih banyak hal yang ingin saya pelajari ke depannya,” ujarnya.
Ajeng merupakan putri ketiga dari KH Fadli Yani Ainusyamsi (Kang Icep), pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis. Ia juga merupakan lulusan S1 Pendidikan Seni Musik dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang menjadi dasar kuat dalam perjalanan akademiknya.
BACA JUGA: KPJ Ciamis Rayakan HUT ke-7 dengan Tasyakuran dan Santunan Yatim
Ke depan, Ajeng berencana melanjutkan studi pascasarjana (S2) di salah satu universitas di Inggris dengan fokus pada pengembangan seni musik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensinya sebagai pendidik sekaligus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan seni di Indonesia, khususnya akademiknya.
Keberhasilan Ajeng menjadi bukti bahwa tenaga pendidik dari daerah mampu bersaing di tingkat internasional. Capaian ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan diri, meningkatkan kualitas pendidikan, serta berani menembus panggung global. (𝙀𝙎)
