lintaspasundan.com, BERITA.CIAMIS.- Semangat gotong royong mewarnai rangkaian Gebyar Bakti Sosial Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 melalui aksi nyata perbaikan rumah lansia yang dilakukan Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Dinas Sosial Kabupaten Ciamis dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lingkungan Pasir Angin RW 08, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis tersebut menjadi bagian dari bakti sosial dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 sekaligus peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2026.
Tak sekadar menyalurkan bantuan sosial, Kementerian Sosial RI melalui Sentra Phalamartha Sukabumi menghadirkan aksi kemanusiaan dengan memperbaiki rumah milik Herti, seorang lanjut usia yang tinggal bersama anaknya, agar lebih layak, sehat, dan nyaman untuk dihuni.
Sejak pukul 09.00 WIB, tim gabungan yang terdiri atas lima anggota Tagana Kabupaten Ciamis, lima personel Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, seorang Pekerja Sosial Masyarakat Kecamatan Ciamis, serta dua pendamping rehabilitasi dari Ditjen Rehabilitasi Sosial bergotong royong melakukan berbagai perbaikan.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi pengecatan dinding rumah, pemasangan plafon, penataan kamar tidur, hingga pembersihan lingkungan sekitar rumah sehingga kondisi hunian menjadi lebih aman dan nyaman bagi penerima manfaat.
Selain renovasi sederhana tersebut, Herti juga menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa paket kebutuhan hidup layak yang berisi sembako, nutrisi tambahan, perlengkapan tidur, serta perlengkapan kebersihan diri untuk mendukung kebutuhan sehari-hari.
Wakil Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis, Dimas Adrianto, mengatakan keterlibatan Tagana merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat rentan yang membutuhkan dukungan bersama.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial Kementerian Sosial melalui Sentra Phalamartha Sukabumi yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Kabupaten Ciamis dan Hari Lanjut Usia Nasional. Kami bersama Dinas Sosial dan berbagai unsur lainnya bergotong royong membantu memperbaiki rumah lansia agar lebih layak dan nyaman ditempati,” ujarnya.
Menurut Dimas, peran Tagana tidak hanya sebatas penanganan kebencanaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Selama ini masyarakat mengenal Tagana sebagai relawan kebencanaan. Namun pada prinsipnya Tagana juga memiliki tugas sosial dan kemanusiaan sehingga kami hadir dalam kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Pekerja Sosial Sentra Phalamartha Sukabumi, Rahadian Berlita, menjelaskan bahwa perbaikan rumah lansia menjadi salah satu program bakti sosial Kementerian Sosial RI yang dipusatkan di Kabupaten Ciamis pada tahun ini.
Menurutnya, selain khitanan massal, operasi katarak, dan penyaluran bantuan sosial, perhatian terhadap kondisi tempat tinggal lansia juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan.
“Kami menerima laporan dari masyarakat dan pendamping sosial mengenai kondisi rumah lansia yang membutuhkan perhatian. Setelah dilakukan asesmen, kami bersama Dinas Sosial dan relawan melaksanakan perbaikan rumah mulai dari pembersihan, perbaikan plafon hingga pengecatan. Selain itu kami juga menyalurkan bantuan ATENSI untuk memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat,” jelasnya.
Rahadian berharap bantuan yang diberikan mampu meringankan beban keluarga sekaligus meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
“Mudah-mudahan kegiatan bakti sosial ini dapat membantu Ibu Herti dan keluarganya. Yang lebih penting lagi, kolaborasi antara Kementerian Sosial, Dinas Sosial, relawan sosial, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk membantu warga yang membutuhkan,” tuturnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua RW 08 Kelurahan Kertasari, Asep Edi Kusmana. Ia mengaku bersyukur salah satu warganya mendapat perhatian melalui program bakti sosial tersebut.
“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Kabupaten Ciamis yang telah peduli kepada warga kami. Awalnya kami mendapat informasi akan ada kegiatan bersih-bersih rumah lansia, tetapi ternyata juga dilakukan perbaikan plafon, pengecatan rumah, penataan kamar hingga pemberian bantuan sosial,” ungkapnya.
Menurut Asep, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui RT, RW, dan pemerintah kelurahan mendapat tindak lanjut yang nyata.Program perbaikan rumah lansia ini menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Bakti Sosial Ciamis 2026 yang berlangsung pada 9–12 Juni 2026.
Baca Juga : Kemensos Salurkan Bantuan 64 Bantuan Atensi Ciamis
Sebelumnya telah dilaksanakan khitanan massal bagi 51 anak, penyaluran bantuan ATENSI untuk lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan, serta akan dilanjutkan dengan operasi katarak bagi ratusan warga.
Melalui kolaborasi antara Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Tagana, relawan sosial, dan masyarakat, kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Di usia ke-384 tahun, Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmen membangun daerah yang lebih inklusif, peduli, dan berdaya bagi seluruh lapisan masyarakat.(ES)
