lintaspasundan.com, BERITA.PANGANDARAN.-Pemerintah Desa Pananjung menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Senin (6/7/2026).
Kegiatan Muharaman tersebut berlangsung melalui kolaborasi Pemerintah Desa Pananjung, PR Muslimat NU, PR Fatayat NU, BKMM Desa Pananjung, serta PAC Muslimat NU Kecamatan Pangandaran.
Peringatan Muharaman tahun ini dirangkaikan dengan kegiatan triwulanan PAC Muslimat NU Kecamatan Pangandaran. Penggabungan agenda dilakukan untuk memperkuat kebersamaan antarwarga dan organisasi keagamaan.Acara mengusung tema,
“Menebar Kedamaian, Mempererat Persaudaraan, Sinergi Umara dan Ulama dalam Bingkai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.”
Ketua Muslimat Ranting Desa Pananjung, Hj. Nurhayati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan peran Muslimat NU di tengah masyarakat.Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam bukan hanya kegiatan seremonial.
Muharam menjadi momentum evaluasi diri dan memperkokoh semangat menjalankan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut penitia menghadirkan penceramah keagamaan Hj. Nyai Endang Sutarsih, S.H., penceramah asal Cilacap, Jawa Tengah.
Dalam ceramahnya, Hj. Nyai Endang Sutarsih mengajak jamaah untuk menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai awal memperbaiki akhlak, memperkuat iman, dan menjaga persatuan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah sebagai pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, toleran, dan saling menghormati.
Acara dihadiri Ketua MUI Kecamatan Pangandaran KH. Subariyo Kartomo, Camat Pangandaran Mahfudz Ghozali, S.IP, serta Ketua Karang Taruna Kecamatan Pangandaran Asep Nana Rohmana.
Hadir pula Kepala Desa Pananjung Hj. Dedi Hermawan, S.Pd., seluruh ketua ranting Muslimat NU se-Kecamatan Pangandaran, serta anggota Muslimat NU dari berbagai desa.
Kepala Desa Pananjung, Hj. Dedi Hermawan, S.Pd., mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan peringatan Muharaman 1448 Hijriah tersebut.
Baca Juga : 489 Anak Tidak Sekolah di Baregbeg Jadi Perhatian Bersama
Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, ulama, organisasi keagamaan, dan masyarakat terus terjaga demi terciptanya Desa Pananjung yang harmonis dan religius.
Peringatan Muharaman 1448 Hijriah ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Desa Pananjung dalam menjaga persaudaraan dan nilai-nilai keislaman. (ES)
