lintaspasundan.com. BERITA CIAMIS.- Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) resmi memulai sosialisasi program Berseka (Bersih se-Kecamatan) kepada masyarakat, Selasa (21/4/2026).
Program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi publik dalam menjaga kebersihan sekaligus mendorong sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Kepala DPRKPLH Kabupaten Ciamis, Dr. Giyatno, menyampaikan bahwa tahapan pelaksanaan program telah disusun secara sistematis dan dimulai dengan kegiatan sosialisasi yang berlangsung pada minggu ketiga hingga keempat April 2026.
“Sosialisasi Berseka dimulai hari ini dan dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah,” ujar Giyatno.
Sebanyak sembilan tim diterjunkan langsung ke lapangan untuk menjangkau berbagai kecamatan. Beberapa wilayah yang menjadi sasaran awal di antaranya Kecamatan Cijeungjing, Banjarsari, dan Rajadesa.
Menurut Giyatno, Berseka tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan secara visual, tetapi juga menitikberatkan pada sistem pengelolaan sampah yang terpadu, mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga penanganan akhir di tingkat desa.
“Yang dinilai bukan sekadar bersih atau tidaknya suatu wilayah, tetapi bagaimana sistem pengelolaan sampah berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Setelah tahap sosialisasi, program akan berlanjut ke penilaian lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026. Penilaian ini mencakup sejumlah indikator penting, seperti kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, kondisi kawasan permukiman, perkantoran, pasar, serta inovasi lingkungan yang dikembangkan masyarakat.
Program Berseka dirancang berbasis kecamatan dengan titik awal penilaian dari desa. Setiap desa akan melalui proses seleksi sebelum masuk ke tahap penilaian tingkat kecamatan guna memastikan objektivitas dan kualitas penilaian.
Tim penilai terdiri dari lintas sektor, melibatkan unsur pemerintah daerah, pihak eksternal, serta komunitas bank sampah. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghadirkan penilaian yang komprehensif sekaligus mendorong inovasi di tingkat lokal.
Baca Juga : Setda Ciamis Peringati Hari Kartini Penuh Makna
Hasil penilaian akan diumumkan pada Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Ciamis. Pada momen tersebut, pemerintah daerah akan memberikan apresiasi kepada wilayah dengan kinerja terbaik dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
Giyatno berharap program Berseka tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membentuk budaya sadar lingkungan di tengah masyarakat.
“Keterlibatan aktif masyarakat dan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya saing,” pungkasnya. ( 𝙀𝙎).
