lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Universitas Galuh (Unigal) Ciamis kembali merayakan Dies Natalis tahun 2026 dengan mengusung konsep yang konsisten namun tetap adaptif terhadap perkembangan zaman. Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga sarat makna akademik, budaya, serta kepedulian lingkungan, khususnya terhadap kawasan Gunung Sawal.
Narasumber kegiatan, Prof. Dr. Dadi, menjelaskan bahwa Dies Natalis Unigal dibangun di atas empat pilar utama yang menjadi fondasi penyelenggaraan setiap tahunnya.
“Pertama adalah kemeriahan, karena ulang tahun tentu harus dirayakan dengan penuh semangat. Kedua, penonjolan aspek akademik sebagai identitas utama perguruan tinggi. Ketiga, memperkuat jati diri Unigal yang mengusung visi konservasi dan budaya. Keempat, sebagai sarana promosi untuk keberlanjutan kampus,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Dalam aspek kemeriahan, seluruh civitas akademika terlibat aktif melalui berbagai kegiatan, mulai dari bazar, perlombaan, hingga partisipasi mahasiswa dan dosen dalam agenda hiburan yang mempererat kebersamaan di lingkungan kampus.
Sementara itu, pada aspek akademik, Unigal menggelar seminar bertema konservasi dan budaya yang menyoroti peran kampus dalam pelestarian lingkungan. Fokus utama diarahkan pada upaya menjaga kelestarian Gunung Sawal sebagai salah satu kawasan penting di Ciamis.
“Kami menghadirkan narasumber dari BKSDA untuk memberikan pemahaman komprehensif terkait potensi, tantangan, serta strategi konservasi Gunung Sawal. Selain itu, juga dibahas bagaimana kearifan lokal dapat menjadi kekuatan dalam menjaga kelestarian alam,” jelasnya.
Menurut Prof. Dadi, masyarakat adat memiliki pola hidup yang harmonis dengan lingkungan. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk diadaptasi secara luas dalam menghadapi berbagai tantangan kerusakan lingkungan saat ini.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Dies Natalis juga menjadi momentum strategis dalam memperkuat eksistensi kampus, terutama bagi perguruan tinggi swasta yang harus terus menjaga daya saing dan keberlanjutan jumlah mahasiswa.
“Momentum ini menjadi batu loncatan untuk memperkenalkan nilai-nilai Unigal kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat posisi kampus di tengah persaingan dunia pendidikan tinggi,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Prof. Dadi berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjadikan Dies Natalis sebagai sarana refleksi diri dalam meningkatkan kualitas akademik dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu menunjukkan bahwa mereka bagian dari Universitas Galuh yang berkualitas dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengabdian adalah hal yang utama,” pungkasnya. (𝘿𝙉)
