lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan Gong Perdamaian Dunia di Situs Bojong Galuh Karangkamulyan harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pernyataan itu disampaikan Herdiat usai menghadiri Kirab Kebhinekaan dalam rangka milangkala ke-17 Gong Perdamaian Dunia di Situs Bojong Galuh Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Rabu (9/9/2026).
Herdiat mengatakan, milangkala Gong Perdamaian Dunia bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut harus menjadi sarana memperkuat nilai perdamaian sekaligus mengembangkan potensi sejarah dan budaya Galuh.
“Yang paling utama harus berdampak untuk masyarakat Ciamis. Paling tidak dampak perekonomiannya harus lebih bagus, harus lebih meningkat,” tegas Herdiat.
Menurutnya, masyarakat Galuh memiliki sejarah panjang dalam menjunjung nilai perdamaian. Bahkan, berdasarkan sejarah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, jejak perdamaian Galuh telah ada sejak 739 Masehi.
Herdiat menilai sejarah, budaya, serta kondisi Ciamis yang aman dan kondusif dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun investor untuk datang dan menanamkan modal di Kabupaten Ciamis.
“Investor-investor, dengan Galuh yang ramai, kondusif, banyak yang mau datang dan menanamkan modalnya di Kabupaten Ciamis agar lebih baik dan lebih maju,” katanya.
Untuk memperluas gaung Gong Perdamaian Dunia, Pemkab Ciamis berencana mengundang para duta besar negara sahabat yang berada di Jakarta. Mereka akan diajak melihat langsung Situs Bojong Galuh Karangkamulyan.
“Kita akan undang duta besar yang ada di Jakarta. Kita menunjukkan kepada dunia bahwa perdamaian itu di Ciamis sudah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu,” ujarnya.
Herdiat berharap penyelenggaraan Gong Perdamaian Dunia ke depan terus berkembang dan tidak monoton. Menurutnya, evaluasi setiap tahun penting agar kegiatan tersebut semakin memberi manfaat bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Ciamis.
Baca Juga : Haornas ke-43, SMPN 1 Cisaga Gelar Jalan Sehat
“Jangan begini-begini terus, hanya upacara seremonial, tapi dampak atau perkembangannya untuk masyarakat kurang,” jelasnya.
Ia berharap Gong Perdamaian Dunia menjadi salah satu pintu untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Galuh ke tingkat nasional hingga internasional, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Ciamis.
“Harusnya lebih banyak efeknya untuk kemajuan dan berdampak baik untuk Ciamis,” pungkasnya.(DN).

[…] Baca Juga : Bupati Ingin Gong Perdamaian Dunia Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Ciamis […]