lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Ciamis menjajaki peluang pemasaran produk UMKM dan komoditas daerah ke pasar internasional.
Penjajakan dilakukan melalui pertemuan dengan PT Export Tani Nusantara IPB University di Science Techno Park (STP) IPB, Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).
Ketua KADIN Kabupaten Ciamis, Hary Adam, S.E., mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha di Ciamis.
“Produk UMKM dan komoditas Ciamis kami perkenalkan. Kami juga menjajaki peluang kerja sama ekspor dan impor, termasuk kemungkinan pasar ke negara-negara Asia lainnya,” ujar Hary.
Menurut Hary, sejumlah produk UMKM dan komoditas daerah memiliki potensi untuk dikembangkan ke pasar internasional. Namun, peluang tersebut harus diikuti kesiapan produk dan pelaku usaha.
KADIN Ciamis melihat pasar Asia sebagai salah satu peluang yang dapat dikembangkan. Produk yang akan dipasarkan harus memenuhi standar kualitas, kapasitas produksi, kontinuitas pasokan dan ketentuan negara tujuan.
Karena itu, pemetaan produk menjadi bagian penting dalam menentukan komoditas yang memiliki prospek ekspor. Produk potensial nantinya dapat diarahkan ke pasar yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya.
Penjajakan dilakukan bersama PT Export Tani Nusantara IPB University yang memiliki pengalaman dalam kegiatan ekspor-impor dan jaringan perdagangan ke 12 negara.
Jaringan tersebut dinilai dapat menjadi peluang bagi Ciamis untuk memperkenalkan produk daerah ke pasar yang lebih luas. Komunikasi diharapkan berlanjut pada pemetaan produk dan pasar tujuan secara lebih spesifik.
Bagi pelaku UMKM, akses jaringan perdagangan menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas pemasaran. Tantangan tidak hanya terletak pada produksi, tetapi juga kemampuan memenuhi kebutuhan pasar secara berkelanjutan.
Hary menegaskan KADIN Ciamis akan terus mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas, kapasitas produksi dan daya saing produk agar mampu menembus pasar internasional.
“Yang penting kita buka dulu akses dan jaringannya. Setelah itu, produk yang potensial kita dorong agar siap memenuhi kebutuhan pasar ekspor,” katanya.
Menurutnya, peluang ekspor tidak dapat dilakukan secara instan. Produk harus dipersiapkan secara matang agar mampu memenuhi permintaan pasar luar negeri secara konsisten.
Baca Juga : PSGC Ciamis Targetkan Empat Besar, Bidik Promosi Liga 1
Penjajakan dengan PT Export Tani Nusantara diharapkan menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi produk Ciamis yang memiliki peluang ekspor.
Jika ditindaklanjuti, kerja sama tersebut diharapkan membuka pasar baru sekaligus mendorong UMKM Ciamis meningkatkan kualitas dan daya saing produknya. ( 𝙀𝙎).

[…] Baca Juga : KADIN Ciamis Bidik Pasar Ekspor Produk UMKM ke Asia […]