lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- Sebanyak 307 siswa sekolah dasar mengikuti kegiatan olahraga tradisional tingkat Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapang Saguling, Kecamatan Baregbeg. Puluhan siswa dari berbagai sekolah dasar tampak antusias mengikuti perlombaan olahraga tradisional.
Sebanyak 20 sekolah dasar ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para peserta mengikuti lima cabang olahraga tradisional yang diperlombakan.
Kelima cabang itu meliputi egrang, tarompah panjang atau bakiak, sumpitan, dagongan, dan hadang atau gobak sodor.
Ketua pelaksana kegiatan, Hery Grahniawan, S.Pd., mengatakan kegiatan olahraga tradisional tersebut merupakan program rutin tahunan Ikatan Guru Olahraga (Igora) Kabupaten Ciamis.
“Sebetulnya ini merupakan program rutin tahunan dari Igora Kabupaten Ciamis. Kegiatannya dilaksanakan setiap satu tahun sekali, khususnya untuk tingkat sekolah dasar,” kata Hery.
Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda.
“Untuk mata lombanya ada lima, yaitu egrang, bakiak, gobak sodor, dagongan, dan sumpitan. Cabang-cabang ini diperlombakan baik di tingkat kecamatan maupun tingkat Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Hery menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 20 sekolah dengan jumlah keseluruhan mencapai 307 siswa. Mereka berkompetisi dalam lima cabang olahraga tradisional yang telah ditentukan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk menjaga dan melestarikan olahraga tradisional, khususnya di Jawa Barat, agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.
“Harapannya, kegiatan ini dapat mengingatkan kembali bahwa tradisi olahraga tradisional harus terus dibudayakan. Jangan sampai permainan tradisional yang sudah ada hilang begitu saja,” tuturnya.
Selain pelestarian budaya, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarsekolah di Kecamatan Baregbeg serta menjadi ruang untuk membangun kebersamaan antarpelajar.
Baca Juga : Nyangku Panjalu Jadi Warisan Budaya, Wajib Dilestarikan
“Yang kedua, kegiatan ini dapat menjalin tali silaturahmi antar sekolah yang ada di Kecamatan Baregbeg maupun di tingkat Kabupaten Ciamis,” katanya.
Lebih jauh, Hery berharap olahraga tradisional dapat menjadi salah satu wadah untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat membawa nama baik Kecamatan Baregbeg dan Kabupaten Ciamis.
Kegiatan olahraga tradisional tingkat SD tersebut berlangsung dengan penuh semangat. Para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar menjaga kekompakan, sportivitas, kerja sama, dan menghargai nilai-nilai budaya lokal. ( ES).

[…] Baca Juga : 307 Siswa Ramaikan Olahraga Tradisional SD di Baregbeg […]
[…] Baca Juga : 307 Siswa Ramaikan Olahraga Tradisional SD di Baregbeg […]