BerandaBerita CiamisMUI Ciamis Perkuat Keluarga, Masjid Jadi Benteng Remaja

MUI Ciamis Perkuat Keluarga, Masjid Jadi Benteng Remaja

lintaspasundan.com, BERITA.CIAMIS.- MUI Kabupaten Ciamis mendorong penguatan fungsi keluarga dan peran masjid sebagai benteng pembinaan anak serta remaja di tengah perubahan sosial dan derasnya arus informasi digital.

Hal itu disampaikan dalam Seminar Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Anak, Remaja dan Keluarga yang digelar Komisi Perempuan, Remaja, Keluarga dan Perlindungan Anak DPD MUI Kabupaten Ciamis, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Gedung Wisma Ikada, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis.

Seminar mengangkat tema “Penguatan Fungsi Keluarga dalam Membentengi dari Ancaman LGBT dan Masalah Sosial.”

Sekretaris Umum MUI Kabupaten Ciamis KH Fadlil Yani Ainusyamsi,mengatakan masjid perlu kembali dihidupkan sebagai pusat pembinaan masyarakat dan generasi muda.

Menurut Fadlil Yani Ainusyamsi masjid pada masa Rasulullah SAW tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat dakwah, pendidikan, pembinaan generasi muda, serta penguatan persaudaraan dan kepedulian sosial.

“Masjid harus menjadi pusat kegiatan masyarakat, tempat memperkokoh persaudaraan, membangun kepedulian sosial dan membina generasi muda,” ujarnya.

Ia menilai, anak dan remaja kini semakin banyak berinteraksi di ruang digital. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan pendampingan keluarga dan dakwah yang mampu mengikuti perkembangan teknologi.

“Jangan sampai kita dikuasai internet. Kita harus menguasai internet untuk menyampaikan pesan-pesan yang positif,” katanya.

KH Fadlil Yani Ainusyamsi juga mendorong orang tua, termasuk kaum perempuan, memanfaatkan media digital untuk membuat konten edukatif. Materinya dapat mencakup tata krama, pendidikan anak, hubungan keluarga, kehidupan sehari-hari hingga nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, konten positif perlu diperbanyak karena informasi yang terus dikonsumsi anak melalui media digital dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku.Ia mengingatkan agar dakwah tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Tokoh agama dan masyarakat harus mampu mendekati generasi muda dengan cara yang baik, bijak dan sesuai perkembangan zaman. Seminar tersebut menghadirkan Ketua GOW Kabupaten Ciamis Dra. Hj. Talbiyah, MH., unsur Polres Ciamis dan Pemerintah Kabupaten Ciamis sebagai pemateri.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.IK., M.Si., diwakili Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono, S.H. Hadir pula Kepala Kesbangpol Kabupaten Ciamis Dr. R. Yadi Tisyadi, SE., M.Si.

Pembahasan turut menghadirkan KH. Dr. Ifi El Haque, S.Kep., Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Ciamis, serta Elis Lismayani, S.KM., Bdn., M.M., dari bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Forum tersebut mempertemukan perspektif keagamaan, keluarga, perlindungan anak, keamanan dan kehidupan sosial masyarakat.Penguatan ketahanan keluarga dinilai menjadi tanggung jawab bersama.

Ayah dan ibu perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak, sementara sekolah, tokoh agama, pemerintah dan masyarakat menciptakan lingkungan tumbuh yang aman.

Baca Juga : MUI Ciamis Perkuat Fungsi Keluarga Cegah LGBT

Orang tua juga didorong memahami aktivitas anak di internet, bukan sekadar melarang penggunaan gawai. Pendampingan dan komunikasi menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan ruang digital.

MUI Ciamis berharap hasil seminar dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga, lingkungan masyarakat dan aktivitas dakwah. Dengan demikian, keluarga menjadi fondasi karakter, sementara masjid hadir sebagai ruang pembinaan generasi muda. (𝙀𝙎).

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments