BerandaBerita CiamisWaruga Bodas Meriahkan Harlah Kabupaten Kuningan ke-528

Waruga Bodas Meriahkan Harlah Kabupaten Kuningan ke-528

lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS. Kesenian tradisional Waruga Bodas dari Desa Pusakanagara, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, turut memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528, Minggu (13/9/2026).

Waruga Bodas tampil bersama Sanggar Seni Gentra Pusaka sebagai perwakilan Kabupaten Ciamis. Penampilan kesenian khas tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian helaran budaya yang diikuti berbagai kesenian daerah.

Kegiatan itu turut dihadiri Camat Baregbeg Eka Yudha Katresna. Perwakilan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) juga turut mendampingi rombongan Waruga Bodas selama mengikuti kegiatan.

Kepala Desa Pusakanagara Asep Rismayadi, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak terkait yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan kepada Waruga Bodas untuk tampil dalam Harlah Kabupaten Kuningan.

Menurut Asep, Waruga Bodas merupakan kesenian tradisional yang lahir dari kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Desa Pusakanagara. Kesenian tersebut menjadi bagian dari seni helaran yang terus dijaga keberadaannya.

Secara harfiah, Waruga Bodas berarti raga atau tubuh yang putih. Bentuknya berupa boneka berukuran besar menyerupai ondel-ondel, yang menjadi ciri khas dalam pertunjukan seni tradisional masyarakat setempat.

Keunikan Waruga Bodas terletak pada bahan pembuatannya, yakni samak bodasan. Tikar berwarna putih tersebut dianyam dari daun pandan alami yang dahulu menjadi salah satu hasil kerajinan masyarakat Desa Pusakanagara.

“Waruga Bodas merupakan bentuk ekspresi seni dan budaya masyarakat Pusakanagara. Kesenian ini menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi sekaligus memperkenalkan potensi budaya daerah kepada masyarakat luas,” ujar Asep.

Warna putih pada Waruga Bodas memiliki makna filosofis sebagai simbol kesucian. Sementara anyaman pandan menggambarkan kebersamaan, persatuan, dan semangat gotong royong dalam menjaga warisan budaya.

Dahulu, Desa Pusakanagara dikenal sebagai salah satu sentra perajin tikar pandan. Dari tradisi tersebut kemudian berkembang seni helaran Waruga Bodas sebagai wujud rasa syukur atas kekayaan alam dan kreativitas masyarakat.

Kini, Waruga Bodas tidak hanya tampil dalam kegiatan desa, tetapi juga berbagai festival budaya dan agenda daerah. Keikutsertaannya di Kuningan menjadi momentum mempererat hubungan budaya antardaerah.

Penampilan Waruga Bodas dalam Harlah Kabupaten Kuningan ke-528 juga diharapkan semakin mengenalkan kesenian tradisional Ciamis kepada masyarakat sekaligus mendorong generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya leluhur.

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 mengusung semangat. “Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi”, yang menegaskan pentingnya kemajuan daerah dengan tetap berakar pada sejarah, budaya, dan jati diri masyarakat. (ES)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments