BerandaBerita CiamisAng Icep Ingatkan Musibah Akhir Zaman Ajak Perkuat Iman

Ang Icep Ingatkan Musibah Akhir Zaman Ajak Perkuat Iman

lintaspasundan.com, BERITA CIAMIS.- KH Fadlil Yani Ainusyamsi atau yang akrab disapa Ang Icep mengajak umat Islam memperkuat iman dan akhlak di tengah berbagai fenomena yang disebut sebagai tanda akhir zaman. Jumat (7/8/2026).

Ia mengingatkan agar umat tidak terlena oleh kehidupan dunia yang dapat menjauhkan manusia dari ajaran Islam.

Menurut Ang Icep, Rasulullah SAW telah mengabarkan sejumlah tanda yang muncul menjelang datangnya berbagai musibah sebagai peringatan bagi manusia.

Ang Icep mengatakan, salah satu tanda ialah ketika kekuasaan dipandang sebagai sarana meraih keuntungan, bukan amanah yang wajib dipertanggungjawabkan.

Harta dan jabatan, kata dia, semakin dikejar tanpa memperhatikan nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab kepada Allah SWT.

Ang Icep juga menyoroti perubahan cara pandang terhadap zakat. Kewajiban itu dinilai sebagian orang sebagai beban, bukan ibadah yang menyucikan harta.

Menurutnya, ilmu agama pun mulai dipelajari demi kepentingan dunia, seperti mengejar kedudukan, popularitas, atau keuntungan pribadi.

Dalam kehidupan keluarga, Ang Icep mengingatkan akan muncul anak yang durhaka kepada orang tua dan hilangnya penghormatan kepada ibu serta ayah.

Ang Icep menyebut sebagian orang lebih mengikuti ajakan teman yang menyesatkan daripada nasihat orang tua maupun guru yang mengajarkan kebaikan.

Fenomena lain yang disorot ialah munculnya pemimpin yang lemah akhlak. Orang fasik dipercaya, sedangkan sosok saleh justru disingkirkan.

Menurutnya, ada pula orang yang dihormati bukan karena ilmu atau keteladanan, melainkan karena rasa takut terhadap keburukan yang dimilikinya.

Ang Icep juga mengingatkan maraknya hiburan yang melalaikan akidah dan mengikis nilai akhlak semakin diminati masyarakat.

“Maraknya hiburan yang melalaikan akidah serta menafikan nilai akhlak semakin digemari masyarakat,” ujarnya.

Ang Icep menilai kecintaan kepada Rasulullah SAW mulai memudar pada sebagian kalangan. Padahal, selawat merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada Nabi.

Selain itu, penyalahgunaan minuman keras dan narkoba dinilai menjadi ancaman serius yang dapat merusak moral generasi muda.

Ang Icep juga menyesalkan munculnya kebiasaan mencaci ulama serta merendahkan para sahabat Nabi, tabiin, dan imam-imam muktabar.

Menurutnya, ulama dan santri yang istiqamah berdakwah justru kerap mendapat stigma negatif di tengah masyarakat.

Ang Icep menegaskan hubungan ulama dan umara harus dibangun dengan sinergi demi menjaga persatuan serta memperkuat kehidupan berbangsa.

Jika persatuan melemah, kata dia, berbagai musibah akan lebih mudah menimpa kehidupan masyarakat.

Karena itu, Ang Icep mengajak umat Islam kembali berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan sunah serta memperkuat akhlak mulia.

Ang Icep mengingatkan sabda Rasulullah SAW tentang berbagai tanda menjelang kiamat, seperti meningkatnya hawa panas, gempa bumi, longsor, dan bencana lainnya

Baca Juga : Kapolres Ciamis Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers IWO

Menurutnya, seluruh peristiwa tersebut menjadi pengingat agar manusia segera bertobat dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

“Marilah kita memperkuat iman, memperbaiki akhlak, mempererat persaudaraan, dan senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari berbagai fitnah akhir zaman,” pungkasnya. ( ES).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments