lintaspasundan.com, BERITA.CIAMIS.- Kesadaran masyarakat menjadi kekuatan utama Dusun Goler Desa Beber dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan (K3). Hal itu disampaikan Kepala Dusun Goler, Aziz Muslim, Sabtu (15/8/2026).
Aziz mengatakan, kesadaran warga dinilai lebih penting dibandingkan sekadar mengikuti perlombaan kebersihan. Menurutnya, kebersihan yang tumbuh dari kesadaran masyarakat akan lebih bertahan dan memberi dampak nyata.
“Kesadaran masyarakat lebih memicu daripada perlombaan. Kadang perlombaan di akhir ada kekecewaan, tetapi kalau kesadaran masyarakat, hasilnya bisa dirasakan bersama,” ujar Aziz.
Ia menyebut kondisi lingkungan Dusun Goler saat ini semakin meriah dibandingkan sebelumnya. Hal tersebut menjadi salah satu tanda meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan lingkungan.
Dusun Goler memiliki sekitar 572 jiwa yang terbagi dalam 208 kepala keluarga. Wilayah tersebut terdiri atas enam RT dan dua RW. Salah satu posisi kepengurusan RW saat ini masih dalam proses pengisian.
Dalam menjaga kebersihan, warga Goler memiliki kegiatan rutin. Pada minggu kedua dilakukan kegiatan bersih-bersih jalan lingkungan dan jalan pertanian, sedangkan minggu keempat difokuskan pada kebersihan lingkungan dan sarana umum.
Selain itu, terdapat program “Kamis Bersih”. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan lingkungan tetap bersih, khususnya menjelang kegiatan pengajian yang dilaksanakan setiap Jumat.
“Jadi ada kegiatan minggu kedua, minggu keempat, dan setiap Kamis. Semua diarahkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan fasilitas umum,” kata Aziz.
Terkait pengelolaan sampah, Aziz mengakui masih terdapat sebagian warga yang membuang sampah sembarangan. Namun, menurutnya, kesadaran masyarakat terus didorong melalui peran pemerintah dan pengurus kewilayahan.
Untuk kebiasaan membakar sampah, Aziz menyebut kondisinya telah mengalami penurunan. Ia memperkirakan kebiasaan tersebut berkurang sekitar 80 persen dibandingkan sebelumnya.
Di bidang kesehatan masyarakat, Posyandu di Dusun Goler tetap berjalan. Tingkat kehadiran warga dalam kegiatan Posyandu disebut mencapai lebih dari 90 persen, sehingga program pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Sementara dalam aspek ketertiban, sistem keamanan lingkungan melalui ronda atau pos kamling masih terus berjalan. Dusun Goler memiliki lima pos kamling, meskipun masih terdapat satu RT yang belum memiliki pos kamling.
Aziz mengakui partisipasi warga dalam kegiatan pos kamling masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kesadaran dan kekompakan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Di bidang pencegahan stunting, Aziz menyampaikan tidak terdapat anak stunting di wilayah Dusun Goler. Kondisi tersebut menjadi salah satu capaian yang terus dipertahankan melalui kegiatan kesehatan dan peran kader masyarakat.
Dusun Goler juga memiliki sejumlah inovasi masyarakat. Dua di antaranya adalah tradisi Bubur Suro setiap 10 Muharram dan pembuatan kalender dusun yang ditujukan untuk masyarakat setempat.
Bubur Suro memiliki nilai sosial karena dibagikan kepada masyarakat. Pembagian dilakukan melalui masing-masing RT dengan prinsip berbagi kepada warga berdasarkan jumlah jiwa.
Sementara itu, kalender dusun menjadi salah satu inovasi yang dibuat dan dipasarkan kepada warga. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kemandirian serta kreativitas masyarakat Dusun Goler.
Dalam kelembagaan masyarakat, organisasi PKK, kader, dan kelompok masyarakat lainnya telah memiliki struktur kepengurusan. Aziz menyebut sejumlah organisasi seperti paguyuban dan kelompok keagamaan juga telah memiliki pengurus.
“Alhamdulillah, setiap organisasi kemasyarakatan sudah memiliki struktur, mulai dari ketua, sekretaris, sampai bendahara,” ujarnya.
Menghadapi penilaian K3 dari Desa Beber, Aziz berharap masyarakat Dusun Goler tidak hanya berorientasi pada hasil penilaian. Ia ingin kebersihan, ketertiban, kekompakan, dan kemandirian menjadi kebiasaan yang terus dijalankan.
“Harapannya masyarakat semakin sadar. Bukan hanya karena kebersihan yang dinilai, tetapi bagaimana kesadaran sosial, kekompakan, dan kemandirian itu terus tumbuh,” kata Aziz.
Baca Juga : Bupati Herdiat Kukuhkan 54 Paskibraka di Ciamis
Menurutnya, proses tersebut masih terus berjalan. Namun, ia bersyukur karena capaian Dusun Goler saat ini menunjukkan adanya kemajuan dibandingkan sebelumnya.
Di sektor ekonomi, Dusun Goler juga memiliki aktivitas usaha masyarakat. Salah satunya berupa usaha rumah makan yang menjadi bagian dari kegiatan UMKM dan potensi ekonomi warga setempat.
Aziz berharap seluruh potensi tersebut dapat terus berkembang. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, ia optimistis Dusun Goler mampu menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan dan kemandirian warga. (ES)
