lintaspasundan.com.BERITA.CIAMIS.- Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Ciamis mendapat apresiasi dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., sebagai garda terdepan dalam mendampingi keluarga.
Apresiasi itu disampaikan Wihaji saat menghadiri Temu Kader TPK dalam rangka program MBG 3B Kabupaten Ciamis di Gedung K.H. Irfan Hielmy Islamic Center Ciamis, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan kader TPK dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis. Hadir pula Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya beserta jajaran pemerintah daerah.
Wihaji menyebut kader TPK sebagai pahlawan keluarga karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat. Kader dinilai paling mengetahui kondisi keluarga hingga tingkat paling bawah.
“Ini para pahlawan keluarga di Indonesia. Ibu-ibu inilah yang mengetahui persis suasana kebatinan rakyat paling bawah,” ujar Wihaji.
Menurut Wihaji, tugas kader TPK tidak ringan. Mereka harus mendatangi dan mendampingi keluarga dengan berbagai kondisi, termasuk dalam situasi waktu terbatas maupun cuaca yang tidak mendukung.
“Program pemerintah harus sampai ke keluarga. Salah satu yang memastikan program itu sampai adalah kader,” katanya.
Wihaji menegaskan, pencegahan stunting harus dilakukan sejak hulu. Pendampingan perlu dimulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu pascasalin, bayi di bawah dua tahun (baduta), hingga anak balita.
Ia menjelaskan, pendampingan tidak hanya menyangkut kesehatan, tetapi juga verifikasi data, edukasi, pemantauan gizi, serta perkembangan kondisi ibu dan anak.
“Seribu hari pertama kehidupan sangat menentukan. Karena itu, keluarga harus mendapatkan pendampingan yang baik sejak awal,” ujar Wihaji.
Sementara itu, Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Pemkab Ciamis terus mendorong seluruh OPD terlibat dalam percepatan penurunan stunting.
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Ciamis, dr. H. Yoyo, MM.Kes., mengatakan TPK terdiri atas tiga unsur, yakni kader kependudukan dan KB, kader kesehatan, serta kader pemberdayaan masyarakat.
Ketiga unsur tersebut menjalankan pendampingan mulai dari pendataan pasangan usia subur, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, hingga pengawalan intervensi di lapangan.
Baca Juga : Selasa ASRI, Kecamatan Baregbeg Bersihkan Sekitar Jembatan
Para kader TPK Ciamis juga berkomitmen mengawal Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan protokol MBG 3B bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Yoyo menegaskan, asupan gizi yang disalurkan pemerintah harus diterima sasaran yang tepat, tercatat secara valid, serta dipantau perkembangannya secara berkala.
Melalui Temu Kader TPK, pemerintah berharap penguatan peran kader terus berjalan untuk mendukung pendampingan keluarga, pencegahan stunting, dan pelaksanaan program MBG 3B hingga tingkat masyarakat. ( DN).

[…] Baca Juga : Kader TPK Ciamis Dipuji Menteri Wihaji, Garda Keluarga […]